Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / KESEHATAN / MAKANAN / PERISTIWA

Saturday, 27 July 2024 - 05:54 WIB

Jacob Ereste : Kesejahteraan Prajurit dan Aparatur Negara Harus Segera Ditingkatkan

OPINI |SINYALNEWS.COM- Apa yang dikatakan Agus Wijoyo, Gubernur Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional), tidak meching dengan kegalauan yang dilontarkan KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) Jendral Maruli Simanjuntak yang mengetahui banyak anggotanya (Prajurit) yang bekerja sambilan sebagai penjual jasa pengantar on line. Baik untuk sepeda motor maupun kendaraan beroda empat. Pekerjaan tambahan ini jelas dapat dipahami untuk menutupi kebutuhan hidup dirinya bersama keluarga yang sangat kurang, jika hanya mengandalkan gaji yang bisa diterima setiap bulan dari tempat dinasnya.

Artinya, jelas kesejahteraan yang diterima prajurit dari tempat dinasnya tidak cukup realistis untuk terus dipertahan guna mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dirinya bersama keluarga.

Penegasan KSAD Maruli Simanjuntak cukup bijak, pekerjaan tambahan itu bisa saja dilakukan selama tidak mengganggu fungsi dan tugas yang harus dipenuhi selama jam berdinas. Masalahnya TNI-AD sendiri belum bisa memperjuangkan perbaikan tingkat kesejahteraan prajurit karena anggaran yang terbatas.

Jadi masalahnya bukan institusi TNI yang diperbolehkan untuk melakukan bisnis, seperti diungkapkan oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI Laksda Kresno Buntoro bahwa yang seharusnya dilarang berkegiatan bisnis itu adalah institusi TNI, bukan prajurit TNI. Karena itu dalam pembahasan UU TNI Pasal 39 huruf c minta dibuang, sebab yang seharusnya dilarang itu adalah institusi TNI untuk berbisnis, bukan prajurit TNI.

Baca Juga :  Songsong HAB Ke-79, KKG PAI Kota Padang Gelar Lomba Solo Song

Karena peluang prajurit untuk membuka warung dan usaha lainnya seperti bengkel bisa saja dilakukan untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan dirinya agar tidak sampai keleleran. Memang yang dominan terjadi adalah anggota TNI — secara terselubung — ikut serta dalam kegiatan bisnis ilegal dengan status maupun jabatan seperti yang banyak diselewengkan.

Pekerjaan sambilan yang gelap ini tentu saja perlu ditertibkan, termasuk di Kepolisian serta instansi lain, seperti petugas pajak yang menjadi konsultan tersembunyi di balik perusahaan.

Padahal, intinya apa yang menjadi pengungkapan KSAD adalah memberi isyarat bahwa tingkat kesejahteraan prajurit TNI-AD perlu mendapat perhatian agar dapat segera ditingkatkan oleh pemerintah melalui APBN seperti yang dikatakan Agus Wijoyo hanya boleh dijamin oleh APBN, termasuk segala aspek kehidupan prajurit seperti pengugasan, kesejahteraan yang merupakan tanggung jawab pemerintah, dalam Program Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu, 24 Juli 2024.

Baca Juga :  KEJAR TUMBUH DAMPAK STUNTING ANAK USIA DINI MELALUI PENDAMPINGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN ANAK BALITA DI KANAGARIAN SALIBUTAN, KECAMATAN LUBUK ALUNG, KABUPATEN PADANG PARIAMAN, MELALUI PKM UNP

Oleh karena itu, program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit dan segenap aparatur negara perlu segera dilakukan agar disiplin, kinerja dan semangat kerja untuk mengabdi kepada rakyat dapat dilakukan secara maksimal. Sebab hanya dengan penerimaan nilai kesejahteraan yang cukup, konsistensi dan konsistensi untuk menjalankan tugas dan fungsi sebagai abdi negara dapat berjalan dengan baik dan mampu dilaksanakan dengan baik.

Harapan terhadap upaya untuk segera meningkatkan kesejahteraan prajurit dan aparatur negara — terutama yang berada pada level rendah — perlu segera ditingkatkan. Agar kedisiplinan serta konsistensi untuk menunaikan tugas dapat ditingkatkan juga, disertai dengan kesejahteraan yang layak mereka terima untuk tetap setia mengabdikan diri bagi negara dan bangsa.

Banten, 26 Juli 2024

Share :

Baca Juga

BADAN NEGARA

*Ledakan di Dusun Ciguling Majenang, Satu Orang Meninggal Dunia*

BERITA

Peduli Kebersihan Lingkungan, Babinsa Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Pelabuhan

ARTIKEL

Panglima TNI Hadiri Buka Puasa Bersama  Dengan Presiden RI di Istana Negara

BERITA

Dilaporkan 11 Pendaki Tewas dan 12 Masih Terjebak di Puncak Merapi

ARTIKEL

Jelang KTT WWF, Panglima TNI Siapkan Rencana Pengamanan Terpadu

ARTIKEL

Pangkogabwilhan II Cek Langsung Kesiapan Batalyon Komposit PRCPB Kodam XIV/Hsn

ARTIKEL

Penjaga SPBU Kabur Saat Tau Yang Sidak Kapolda Sumbar

ARTIKEL

Brigadir Taruna Akpol Helena Harumkan Nama Bangsa di Kancah Internasional