Kasubbid Penmas AKBP Yenni Diarty SIK netralitas seluruh anggota polri selama Pemilu 2024

Palembang.Sinyalnews.com – Bidang Propam Polda Sumsel memastikan upaya menjaga netralitas seluruh anggota Polri dilakukan dengan berbagai cara. Hal itu menindaklanjuti perintah Kapolda Sumsel Irjen Pol A.Rachmad Wibowo SIK

“Ada arahan Pak Kapolda Sumsel tentang netralitas. Tentunya ada juga Undang-Undang yang mengatur tentang Kepolisian Pasal 28 ayat (1) dan (2), bahwa polisi netral,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto melalui Kasubbid Penmas AKBP Yenni Diarty SIK ,saat ditemui di ruang kerja nya Senin (8/1/2024).

Dibeberkan Kasubbid Penmas AKBP Yenni Diarty SIK mulai dari preemtif, preventif, dan represif kepada anggota telah ada mekanismenya.

Terkait dengan menjaga netralitas Polri, mantan Wakapolres Banyuasin menyatakan bahwa masyarakat juga harus memahami terlebih dahulu aturan di Korps Bhayangkara mengenai sikap selama Pemilu 2024. Ditegaskannya, anggota Polri tidak boleh berpolitik, meski keluarganya diperbolehkan.

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1446 H

Dalam konteks ini, ia menuturkan, polisi merupakan salah satu leading sector yang bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan dengan aman, damai, dan lancar. Meskipun ada keluarga anggotanya yang menjadi peserta Pemilu 2024, namun memberikan dukungan bantuan fasilitas tidak diperbolehkan.

“Tetapi terlibat bukan arti memberikan support kepada kekuatan politik, tapi berikan dukungan ke KPU dan Bawaslu agar berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Menurutnya, dalam PKPU dan UU Nomor 17 Tahun 2007 jelas diatur soal tugas polisi menjaga Capres-Cawapres, kotak suara dan memastikan seluruh pengamanan proses pesta demokrasi lima tahunan itu. Sehingga netral yang dilakukan Polri adalah aturan dan sop dipatuhi, sesuai Surat Telegram Kapolda Sumsel Nomor:STR/360/XII/HUK.7.1./2023 tanggal 08/12/2023 yang ditanda tangani Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Agus Halimudin SIK MH, tambah Alumni Akpol 2005

Baca Juga :  Ketum IKKT: Setetes Darah Kita Hari Ini, Selamatkan Satu Jiwa

Ia pun mengingatkan bahwa tugas utama polisi menjaga nilai-nilai sipil, dan itu salah satunya adalah demokrasi, diimplementasikan dalam pemilu. Polisi harus menjaga ini dengan baik.

“Jangan menunjukan keterlibatan, baik bentuk simbol, tanda dan kegiatan. Tapi komitmen menjaga agar pemilu lancar. Tentu dengan tupoksi yang sudah diatur tadi,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

BERITA

Kerap Bantu Pembangunan di Kelurahan Baringin, Verry Mulyadi Didoakan Warga Sukses Menuju Parlemen Sumbar

ARTIKEL

Panglima TNI Hadiri Acara Peluncuran Govtech Indonesia di Istana Negara

BERITA

Kapolres Agung Basuki Lantik Muzhendra Sebagai Kabag Ops Polres Pasaman Barat

ARTIKEL

Rapat Lintas Sektoral Pencegahan Stunting di Kecamatan Padang Utara

BERITA

Menjaga Pusako, Menata Masa Depan

BERITA

2 Siswa SMA Semen Padang Raih Prestasi Tingkat Kota Padang

BERITA

Tim Disperindag Sumbar Berhasil Masuk Semi Final Lomba Cerdas Cermat Anti Korupsi Antar ASN Prov Sumbar

BERITA

Pengamanan Laga PSIS vs Persis Solo di Stadion Jatidiri Sesuai SOP