Home / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Thursday, 14 December 2023 - 09:47 WIB

Gubernur Mahyeldi : Serak Gulo sebagai Simbol Kerukunan Masyarakat Sumbar

PADANG, SINYALNEWS.COM,– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, berbaur bersama ribuan warga saat gelaran tradisi Serak Gulo di kawasan Kompleks Masjid Muhammadan, Pasa Gadang, Kota Padang, Rabu (13/12/2023). Gubernur juga menyatakan kebanggaannya, karena tradisi Serak Gulo telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) dari Kemendikbudristek RI.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur, Kementerian Dikbudristek telah menetapkan 21 WBTbI di Sumbar, dan salah satunya adalah tradisi Serak Gulo, yang tetap eksis kita pertahankan hingga hari ini,” ucap Gubernur saat membuka gelaran seremonial tersebut.

Gubernur menyebutkan, masih bertahannya perayaan tradisi serak gulo di Kota Padang, menjadi bukti atau simbol hadirnya kerukunan antar warga di Sumbar, terlepas dari apa pun latar belakang suku, ras, serta agama yang dianut. Oleh karena itu, ia berharap agar perayaan tradisi Serak Gulo terus dilaksanakan setiap tahun.

Baca Juga :  Final Sepaktakraw Walikota Cup Pariaman Bergulir Sabtu Pekan

“Kita patut bangga pada perayaan tradisi Serak Gulo ini, terlebih sudah masuk dalam jajaran WBTbI dari Kemendikbudristek RI. Untuk itu mari kita sama-sama menjaga dan melestarikannya,” ucapnya lagi.

Selain itu, Gubernur menginginkan perayaan tradisi Serak Gulo pada tahun 2024 dapat berlangsung lebih meriah lagi. Bahkan bila perlu, agar dikemas selama satu pekan penuh, dan dikemas sebagai festival yang dipadukan dengan kesenian-kesenian khas India dan kesenian khas budaya lokal lainnya, sehingga dapat lebih menarik minat wisatawan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi dari semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan tahunan Serak Gulo ini, yang berpotensi menjadi salah satu iven penting dalam kalender budaya kita,” ucap Gubernur yang turut didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah.

Baca Juga :  Dandim 0713 Brebes pimpin langsung pedang pita, Lepas Anggota Purna Tugas

Sementara itu, Ketua Persatuan Keluarga Muhammadan (PKM) Kota Padang, M. Fauzan mengatakan, tradisi Serak Gulo berawal dari tradisi di Kota Madras di India Selatan, yang dibawa oleh seorang wali bernama Sahud Hamid yang dikenal sebagai salah seoranh tokoh penyebar ajaran Islam.

“Beliau sering berbagi dalam bentuk gula, karena itu sampai saat ini tradisi berbagi gula dengan masyarakat terus kita lakukan dengan nama Serak Gulo. Kami sangat bersyukur, tradisi ini mendapat dukungan dari Pemprov Sumbar dan Pemko Padang, serta berbuah pengakuan Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Kemendikbudristek RI,” ucap Fauzan. (adpsb/marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Satu Keluarga Keracunan Makanan, Korban Dilarikan ke RSUD Dr Soedirman Kebumen

BUDAYA

Kodim 1710/Mimika Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

BERITA

Kajati Sumbar Buka Turnamen Badminton 

BADAN NEGARA

Kadisperindag Sumbar Terima Kunjungan Kerja Observasi Komisi II DPRD Prov Riau

BERITA

Babinsa Hadiri Pembentukan Posyandu Remaja Desa Karangrena

BERITA

Jamaah Mesjid Ikhlas Gunung Pangilun Sepakat Awal Puasa Ikut Muhammadiyah  

BERITA

Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Tutup Sosialisasi Perundang-undangan Organisasi Kemasyarakatan bagi Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda Sumbar

ARTIKEL

Babinsa Koramil 07/ Maos Hadiri Sosialisasi Budidaya Ikan Gurame Yang Baik