Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL

Monday, 13 November 2023 - 10:12 WIB

Gubernur Mahyeldi Terima Penghargaan dari KKP RI Berkat Komitmen dalam Pengelolaan Sampah Laut di Sumbar

SURABAYA, SINYALNEWS.COM – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menerima penghargaan sebagai Gubernur Penggerak Pengelolaan Sampah Laut dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, karena komitmennya dalam upaya-upaya mengurangi sampah plastik di laut. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Mahyeldi dari Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat acara puncak apresiasi Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (BCL) di Pantai Kenjeran, Surabaya, Jumat (10/11/2023).

“Alhamdulillah, komitmen dan keseriusan Pemprov Sumbar, masyarakat, serta sejumlah lembaga dan perusahaan di Sumbar dalam menjaga kebersihan di laut dari sampah-sampah plastik, tak pernah surut. Sebab, dampak negatif sampah laut sangat nyata bagi potensi perikanan serta kehidupan para nelayanan kita. Terlebih, perairan nergara kita termasuk yang banyak sampah plastiknya,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Gubernur berharap, melalui program BCL KKP RI, kepedulian seluruh lapisan masyarakat terhadap pentingnya kebersihan laut terus meningkat dari waktu ke waktu. Gubernur Mahyeldi sendiri telah mengadopsi serta mengembangkan program tersebut di Sumbar, dengan menyiapkan hadiah umrah bagi nelayan Kota Padang, yang berhasil mengumpulkan sampah plastik di laut terbanyak hingga akhir tahun 2023.

Baca Juga :  Lima Tahun Padang Panjang Bersama Fadly-Asrul. Fadly Amran : Tidak Ada Gading yang Tidak Retak 

“Pelaksanaan program aksi bersih sampah di laut di Sumbar memang kita modifikasi. Kami sudah sampaikan kepada nelayan di Kota Padang, nanti yang paling banyak mengumpulkan sampah pada akhir tahun ini, akan kita berangkatkan umrah ke Tanah Suci,” ucap Gubernur lagi.

Sementara itu dalam sambutannya, Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono turut mengapresiasi pada Kepala Daerah dan nelayan yang telah menunjukkan kepedulian dan bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan program BCL di daerah masing-masing. Program itu sendiri telah dimulai sejak Juli 2023 di 18 kawasan yang tersebar di 18 provinsi, dengan total sampah plastik yang berhasil dikumpulkan mencapai 820 ton.

Baca Juga :  Kegaduhan Tengah Malam di Cilacap Selatan Disertai Tembakan Benda Mirip Pistol, Dua Pemuda Ditangkap

“Angka ini akan terus bertambah dan kita harapkan pada pelaksanaan program tahun depan, angka ini bisa lebih banyak,” ucap Menteri Sakti.

Keberadaan sampah di laut Indonesia, sambung Menteri Sakti, memang turut dipengaruhi oleh posisi geografis Indonesia yang berada dekat Samudera Pasifik. Sehingga, Indonesia pada tahun 2020 berada di urutan ke-6 negara penghasil sampah terbanyak, dan pada tahun 2021 menjadi distributor sampah plastik laut terbanyak ke-5 di dunia.

“Ini tidak boleh lagi terjadi. Tahun ini merupakan tahun kedua program Bulan Cinta Laut. Melalui gerakan ini, penanganan sampah laut secara konsisten akan terus kita tingkatkan,” ucap Menteri di akhir sambutannya. (adpsb/marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Gubernur Mahyeldi dan Forkopimda Sumbar Tunaikan Kunjungan Bersejarah ke Medan Tugas Prajurit di Provinsi Papua Barat Daya

ARTIKEL

Pihak Super Z Club Akan Dipanggil DPRD Kota Batam Terkait Penampilan Sexy Dancer

BERITA

Posyandu Sinar Gunung 11 Wakil Kec Padang Utara Lomba Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Kota Padang

BERITA

Gubernur Mahyeldi Ingatkan Pentingnya Sinkronisasi Pembangunan Nagari agar Berdampak Maksimal bagi Masyarakat

ARTIKEL

Polres Pasaman Barat Gelar Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Di SMPN 2 Gunung Tuleh

BERITA

Tekan Kehamilan Berisiko, Dinkes Gelar Workshop Kesehatan Reproduksi dan Gizi bagi Remaja

BERITA

Dalam Hari Yang Sama, Tiga Pelaku Peredaran Gelap Narkotika Jenis Sabu Diringkus Satuan Resnarkoba Polres Pasaman Barat  

ARTIKEL

Kapal nelayan KM. Sumber Rizki asal kabupaten Batang tenggelam akibat hantaman ombak di Perairan Utara Jawa