Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / BUMN / DAERAH / EKONOMI / HUKUM / KEMENTERIAN / MAKANAN / NASIONAL / OTOMOTIF / PERISTIWA / UMKM

Monday, 21 August 2023 - 09:16 WIB

Tertarik dengan Program SMV Kemenkeu, Gubernur Mahyeldi Beri Kepala OPD Waktu 15 Hari untuk Melakukan Kajian

PADANG SINYALNEWS.COM –  Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengaku tertarik dengan Program Spesial Mission Vehicle (SMV) yang digagas Kementerian Keuangan. Menurutnya, program tersebut sangat cocok untuk solusi pembiayaan dan mempercepat laju pembangunan di Sumatera Barat (Sumbar).

“Program SMV ini menarik untuk solusi dari segala keterbatasan kita, sebagai langkah awal kita minta OPD teknis untuk mempelajari dan berkoordinasi dengan Kemenkeu. Semoga dalam waktu dekat itu bisa kita maksimalkan,” kata Mahyeldi usai mendengar paparan Kepala kantor DJPb Sumbar di sela rapat pimpinan lingkup Pemprov Sumbar di Auditorium Gubernur, Sabtu (19/08/2023).

Tidak tanggung-tanggung, Gubernur Mahyeldi hanya memberi waktu singkat kepada jajarannya untuk mempelajari program SMV tersebut. Ia meminta setelah 15 hari jajarannya sudah harus melaporkan hasil kajiannya kepada Gubernur.

“Kita minta ini di tindaklanjuti cepat, kita berikan waktu 15 hari bagi OPD untuk bisa berkoordinasi dengan dengan Bu Sukriah Kanwil DJPb Sumbar terkait SMV ini, lalu laporkan segera hasil pembicaraannya,” pinta Mahyeldi

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Upacara Peringatan Hari Bakti Ke-77 TNI AU di Makopsud II

Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor DJPb Sumatera Barat, Syukriah mendorong Pemerintah Daerah untuk mengurangi ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan menciptakan peluang pembiayaan kreatif untuk kebutuhan strategis daerah. Menurutnya, salah satu caranya itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan program SMV dari Kemenkeu.

“Tujuan saya hadir malam ini, untuk berbagi informasi terkait program SMV. Menurut kami, program ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan daerah terhadap APBN dalam melaksanakan pembangunan di daerah,” katanya.

Kemudian ia menjelaskan, secara umum ada 2 (dua) kelompok Special Mission Vehicles (SMV) Kemenkeu yaitu SMV berbentuk Badan Layanan Umum dan SMV berbentuk Perseroan (Badan Usaha Milik Negara/BUMN)/Lembaga.

SMV Kemenkeu yang berbentuk BLU antara lain Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Baca Juga :  Sehat Bersama Masyarakat, Satgas Yonif/Mtl Ajak Olahraga Bersama Masyarakat

Sedangkan SMV Kemenkeu yang berbentuk BUMN/Lembaga adalah PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Geo Dipa Energi (Persero), dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank).

“Total saluran pemanfaatan dari SMV Kemenkeu ini ada 8 macam, nantinya daerah bisa memilih sesuai kebutuhannya. Tentu itu dengan memperhatikan syarat dan ketentuannya masing-masing,” ujar Syukriah.

Lebih lanjut, Syukriah menegaskan hakikat dari dibentuknya SMV ini oleh Pemerintah melalui Kemenkeu adalah untuk mempercepat laju pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut dari tahun 2020 hingga 2024 mendatang, Kemenkeu memprediksi realisasi investasi melalui program SMV akan mencapai Rp2.700 triliun.

“Sayang jika dana sebesar itu, sebahagiannya tidak kita manfaatkan di sini untuk pembangunan Sumbar,” ucapnya.
(adpsb/Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Bank Mayapada Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan D3 Hingga S1, Cek Kualifikasinya

BERITA

Jalan Yang Menghubungkan Kelurahan Banda Buek dan Kelurahan Koto Lalang Rusak Parah

BERITA

Kepala Kesbangpol Sumbar Buka Sosialisasi P4GN Bagi Siswa Siswi SMKN 10 Padang

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Terima Kunjungan Kadisopslatau

ARTIKEL

Jelang HUT Skadron Udara 11, Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 33, Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Sunatan Massal

BERITA

Aiptu Yendri Rutin Kunjungi Warga di Wilayah Binaannya

ARTIKEL

Polres Pekalongan Selenggarakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi Tahun 2023-2024

ARTIKEL

Di Bungus Timur, Orang Matipun Dapat PKH