Home / BUDAYA / DAERAH / HUKUM / INTERNASIONAL / KEMENTERIAN / PERISTIWA / TINDASAN PENA

Sunday, 30 July 2023 - 13:44 WIB

Disperindag Observasi Jalur Perdagangan ke Riau

Riau, Sinyalnews.com,- Berdasarkan arahan Gubernur untuk menemukenali masalah tutupnya beberapa pabrik karet di Sumbar, turunnya volume dan nilai ekspor dan kemungkinan turunnya nilai tukar petani karet, Disperindag Sumbar yang dipimpin langsung Kepala Dinas Novrial melakukan kunjungan observasi lapangan ke Prov Riau selama 3 hari mulai 27-30 Juli 2023. Ikut dalam rombongan, Sekretaris Disperindag Wiko Umar Dhani, Kabid Industri Agro, Ilmi, ST dan Kabid Industri Non Agro, Wahendra.

Hipotesa awal penyebab turunnya harga karet dunia adalah merebaknya barang substitusi karet, dan alih tanam kebun karet menjadi kelapa sawit. “Inilah penyebab kenapa banyak pabrik pabrik yang tutup dan menurunnya perdagangan karet, sebahagian dibenarkan baik oleh Disperinakertrans Limapuluh Kota, Disperinaker dan Disperagkop Kampar dan Disperindagkopukm Riau” ujar Novrial.

Baca Juga :  PT.PLN PLTU Teluk Sirih Salurkan Bantuan FABA Untuk Penimbunan Jalan SD 16 Timbalun Kel Bungus Timur.

Sebahagian besar pabrik karet di Riau masih beroperasi walaupun dengan kapasitas terbatas, dan pasokan karet mentahnya sebahagian memang dari Sumbar khususnya dari Limapuluh Kota, Sijunjung dan Dharmasraya. “Namun berapa pastinya arus perdagangan karet dan komoditi lainnya dari Sumbar ke Riau memang tidak tercatat karena belum ditetapkan kewenangan siapa dan bagaimana mekanisme perhitungannya” lanjut Novrial

Baca Juga :  Nevi Zuairina Anggota DPR RI Mengajak Masyarakat Sumatera Barat khususnya Payakumbuh untuk Membangun Indonesia dengan Aman dan Ramah Lingkungan

Dari hasil koordinasi diatas, ditambah dengan informasi UPT Jembatan Timbang Tanjung Balik Limapuluh Kota, diperlukan kerjasama perhitungan data arus barang antara Pemprov Sumbar dan Riau dan antara Pemprov Sumbar dengan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub untuk mengolah data Jembatan Timbang.

Dengan adanya data tersebut nantinya akan diketahui dengan pasti berapa volume perdagangan antar daerah komoditi-komoditi sumbar selain ekspor, sebagai dasar kebijakan perdagangan dimasa mendatang.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Tasyakuran Hari Jadi Ke 75 Polisi Wanita Polres Pekalongan, Digelar Secara Sederhana  

BERITA

Sinergitas Pemprov Sumbar dan Perguruan Tinggi Berbuah Manis

ARTIKEL

SEORANG PEMANCING TERSAPU OMBAK DI PANTAI LAMPON KEBUMEN

ARTIKEL

Kakan Kemenag Kota Padang, Terima Kunjungan Tim Penilaian Internal Pilot Project WBK Kemenag RI

DAERAH

Niat hati ingin Padamkan Api, Warga Kwasen Pekalongan Meninggal Terbakar

BERITA

Panglima TNI Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran/Idul Fitri 1445 H/2024

BERITA

Sumbar Jadi Provinsi Terinovatif di Ajang IGA 2023, Inovasi Unggulan “Masuk Sorga”

BERITA

Tarawih yang Terhenti, Ketika Api Mengusir Khusyuk Malam Ramadan.”