PADANG, SINYALNEWS.com, – Longsor akibat tanah tebing tergerus air sungai Batang Arau mengancam rumah milik Riduan Nasution di Jl. Parak Pisang no. 3 A RT. 01/RW 05. Kel. Ganting Parak Gadang Kec. Padang Timur Padang.
Rumah tersebut posisinya “di ujung tanduk” karena persis berada di bibir sungai yang sudah membentuk jurang yang diakibatkan tanah longsor atau abrasi sungai.
Menurut Riduan, dirinya mendapat laporan dari penjaga rumah kalau pagar dan pembatas beton nya amblas ke sungai batang arau Padang, akibat hujan deras semalaman.
“Malam itu hujan deras, air sungai juga alirannya deras. Penjaga rumah dengar ada tiga kali suara longsor di belakang rumah saya,” ungkap Riduan saat ditemui di kediamannya, Jumat, (14/7/2023).

Keesokan paginya, Riduan menyaksikan lahan selebar kurang lebih 5 meter di belakang rumahnya telah ambruk ke sungai.
Bagian belakang atau dapur rumah Riduan kini tak berjarak dengan tepi tanah longsor. “Menurut warga, ini tanah dapur rumah saya sudah turun. Kalau ada longsor lagi, bisa roboh,” kata Riduan.
Riduan berharap pemerintah kota Padang dapat membantu rumahnya yang rusak karena faktor alam.
“Kami hanya berharap pemerintah tahu kondisi kami dan memberikan bantuan agar rumah kami tidak ambruk ke dalam sungai” akhir Riduan.
(Marlim)














