Home / BERITA / EKONOMI / NASIONAL / PERISTIWA

Monday, 5 June 2023 - 19:16 WIB

Di Kepahiang Bengkulu Mayat Dibawa Dengan Sepeda Motor, Jarak Tempuh 13 Kilometer dan 4 Jam Perjalanan Masih Kita Mengatakan Kita Sudah Merdeka?

Bengkulu, Sinyalnews.com,- Media sosial dihebohkan dengan video viral, ketika belasan orang membawa sesosok jenazah dengan menggunakan sepeda motor.

Dalam rekaman video yang diposting pada Minggu (4/6/2023) tengah malam, terlihat jenazah Sukur (64), warga Desa Langgar Jaya, diangkut menggunakan sepeda motor oleh belasan warga dibantu TNI setempat. Sebab, akses jalan menuju desa mereka tidak bisa dilalui kendaraan biasa atau ambulans.

Penyebabnya adalah, jalan desa sepanjang 13 kilometer rusak berat dan tak dapat dilalui ambulans, warga Desa Langgar Jaya, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang terpaksa membawa jenazah warganya menggunakan sepeda motor.

Jenazah Sukur diangkut di belakang motor pada bagian sebelah kanan. Lalu di sebelah kiri motor diimbangi dengan pohon pisang agar motor seimbang.

Kepala Desa Langgar Jaya, Salim, menjawab konfirmasi awak media, mengatakan, jenazah warganya terpaksa dibawa menggunakan sepeda motor karena jalan ke desa mereka tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Baca Juga :  Polsek Koto Tangah Laksanakan Giat Jumat Bersih dan Jumat Curhat

“Ojek sepeda motor yang telah dimodifikasi inilah yang bisa membawa jenazah ke desa. Sebelumnya, Pak Sukur dirawat di rumah sakit Kepahiang dan akhirnya meninggal dunia dan harus dibawa kembali ke desa,” kata Salim, Senin (5/6/2023).

Ia menjelaskan, Sukur alami kritis pada Rabu (31/5/2023) lalu. Untuk bisa dibawa ke rumah sakit, tubuhnya ditandu sepanjang 13 kilometer hingga wilayah Desa Cinto Mandi yang bisa dijangkau oleh ambulans.

“Setelah ditandu menuju Desa Cinto Mandi,  barulah ambulans bisa membawa Pak Sukur ke RSUD Kabupaten Kepahiang. Selanjutnya pada Minggu malam, Pak Sukur meninggal dunia. Saat dibawa ke Desa Langgar Jaya itulah jasad Pak Sukur diangkut menggunakan motor dengan waktu tempuh 4 jam,” jelasnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Mutasi 38 Perwira Tinggi TNI

Salim mengungkapkan, Desa Langgar Jaya merupakan desa terpencil yang tak memiliki akses jalan yang bagus. Jalan nyaris tidak bisa dilalui saat hujan dan sangat berdebu saat kemarau. Ini merupakan yang ketiga kalinya ada jenazah warga yang dibawa menggunakan sepeda motor.

“Sudah banyak warga sakit ditandu menempuh jalan 13 kilometer akibat buruknya jalan menuju desa dan ada tiga kali jenazah dibawa menggunakan sepeda motor karena jalan buruk,” ungkapnya.

Menurut Salim, pada tahun 2021 Pemda Kepahiang meminjam dana sebesar Rp 18 miliar  ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk mengaspal jalan menunu Desa Langgar Jaya. Pengerjaan baru selesai sekitar 14 persen, tanpa penyebab yang jelas, pembangunan jalan dihentikan pemerintah.

(Marlim)

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Milad 1 Abad Diniyyah Puteri Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Sebut Sosok Rahmah El Yunusiah sebagai Perempuan Luar Biasa

ARTIKEL

Festival Adat Seni Budaya Nusantara III Dan Pelantikan Pengurus DPW Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) Provinsi Sumatera Barat

ARTIKEL

Mayat Bayi Masih Ada Tali Pusar ditemukan Tersangkut Bebatuan di Batang Kuranji Pauh

ARTIKEL

Ditandai Dengan Pemukulan Tambua oleh Gubernur Sumbar Sumarak Ramadhan 1444 H Resmi di Mulai

ARTIKEL

Projek Profil Pelajar Pancasila, SMAN 14 Padang Belajar Membuat Makanan Tradisional Minangkabau 

BERITA

Pabrik Miras “Palsu” Digrebek Polres Kebumen

ARTIKEL

Kapolda Sumsel Lepas Kontingen Porseni NU Tingkat Nasional 2023 di Solo

BERITA

Berperan Aktif, Babinsa Cimanggu Karya Bakti Pembangunan Jalan Rabat Beton