Sinyalnews.com,– “Selasa itu 16/05/2023 Siap magrib memang ditunggu live dilayar kaca, android para pecinta sepakbola indonesia Tim Kebanggaannya selama ini Pertandingan Partai Final Tim Sepakbola dengan musuh buyutan yang Tim Sepakbola Thailand, akhirnya “tumbang” dengan perpanjang waktu 5-2.
Besutan sebagian pelatih “urang awk” indra syafri, Yeyen Tumena dan Alex Alda Yudi cukup dibanggakan “suksesi emas” yang sudah 32 tahun dinanti nanti fanatik sepakbola indonesia.

Dibalik sosok pelatih itu ada sosok pelatih muda Dr. Alex Alda Yudi, M.Pd, Pria ini kelahiran Padang 3 Juni 1985, sudah dari kecil bergelut dengan bola bundar ini dari SSB hingga jebolan di lapangan hijau tatkala masih memperkuat Diklat Padang atau PPLP Sumbar berkisar tahun 2001 sd 2003.
Pindahan dari MAN 1 ke SMAN 5 Padang
Pelatih muda yang menetap di bariang Lubuk Lintah ini bersama istri Fegi Amriani dan anak 4 orang, memang menekuni sepakbola ini.
“Tidak puas” dengan pengalaman menjadi atlet melanjutkan menekuni ilmu sepakbola di FIK UNP kala itu tahun 2003 hingga sekarang Doktor Olahraga dan mengabdi di FIK UNP sebagai staf pengajar di Kepelatihan Olahraga.
Memang di lihat dilayar kaca saat final Sea Games Kamboja kemaren beliau tidak terlalu terlihat baik di bench maupun di pinggir lapangan coach indra syafri sampaikan dibalik kesuksesan terucap oleh beliau “ado urang kampuang awak juo yaitu Dr. Alex Alda Yudi, M.Pd, sebagai pelatih fisik sepakbola.
“Ungkapan terlihat dalam partai puncak yang sangat dramatis dengan perpanjangan waktu “conditioning” atlet tetap stabil, karena beliau mampu menyajikan Program latihan Fisik secara terstruktur, sistematis, terarah, terencana, dan terukur sesuai kebutuhan sepakbola, sehingga kita bisa mencapai puncak prestasi di Sea Games ini, ungkapannya.
Terlihat fisik Timnas indonesia U-22 “urang awak” ini telah memperlihatkan kepada indonesia bagaimana begitu bagusnya fisik dan stamina pemain sepanjang laga 120 menit itu. Thailand begitu kewalahan apalagi di saat extra time berlangsung.
Sebelumnya beliau pernah terjun di Timnas kala itu mengasuh Tim Putri Asian Games 2018, setelah bersama Shin Tae Yong (Timnas Sepakbola) terakhir di Klub Profesional PSIS Semarang.
“Ternyata beliaulah “orangnya dibalik kemenangan” timnas kita sosok dibelakang yang telah membuat timnas kita berbangga dengan mengibarkan bendera merah putih di puncak.
“kita tunggu kehadiran diranah minang dan perlu apresiasi oleh pemerintah nantinya.
bs














