Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / NASIONAL

Thursday, 6 April 2023 - 18:03 WIB

Kejari Padang Kembali Melakukan RJ 

Padang, Sinyalnews.com,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang kembali melakukan Restorative justice (RJ) terhadap Julianus, yang merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta Kota Padang yang berasal dari Mentawai, Kamis (6/4).

Seperti yang diketahui, perkara tersebut terjadi hanya gara-gara tersangka tersinggung dengan ucapan korban, yang tidak mampu membayar lapangan futsal, usai bermain di lapangan futsal di Kawasan GOR H.Agus Salim Padang, medio Desember 2022 lampau.

Akibatnya korban pada saat itu mengalami luka bengkak di pipi kanan dan kiri, bengkak di jari kelingking dan batang hidung mengalami pendarahan.

Baca Juga :  Kapolresta Cilacap Apresiasi Aksi Unjuk Rasa Dalam Rangka Hari Buruh Berlangsung Damai

Kasi Pidana Umum Kejari Padang Budi Sastera didampingi Kasi Intel Afliandi dan Kasi Pidsus Yuli Andri berharap keadilan restoratif yang diberikan oleh, Kejari Padang bisa bermanfaat bagi tersangka untuk mengubah perilaku dan sifat ke depannya.

“Julianus masih muda dan berstatus sebagai mahasiswa, tentu yang kita harapkan agar Julianus ini menyesali perbuatan, sadar, dan kembali melanjutkan pendidikan demi mewujudkan mimpi masa depan,” katanya.

Budi Sastera juga menjelaskan, penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif bisa diberikan kepada tersangka yang memenuhi syarat dan peraturan.

Baca Juga :  Lubuk Mata Kucing, Ikon Kota yang Terancam Tinggal Kenangan

Dasarnya adalah Perja no 15 tahun 2020 Pasal 4 dan Pasal 5 tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative. Syaratnya adalah tersangka baru pertama kali melakukan perbuatan tersebut, ancaman hukuman dibawah 5 tahun.

Selanjutnya antara tersangka dan korban telah terjadi perdamaian, dan kesepakatan perdamaian tanpa syarat, adanya penyesalan dari tersangka dan tidak akan mengulangi perbuatannya, serta korban telah ikhlas memaafkan perbuatan tersangka.

Budi menerangkan proses pemberian keadilan restoratif melibatkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang, Kepala Seksi Pidana Umum, jaksa fasilitator (yang menangani perkara), penyidik, serta masyarakat.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Edy Oktafiandi, Pentingnya Disiplin ASN dalam Pelayanan Publik

BERITA

Erizal Ridwan dan Elfia Rita Dewi Masuk Nominasi Calon Kepala Daerah Internal Partai Golkar di Pilkada Sawahlunto 2024

ARTIKEL

Putri Minang Jadi Kepala Desa di Ogan Ilir Sumsel. Siapa Dia???

BERITA

Kodam I/BB Siapkan 2.437 Personil dan 260 Alutsista untuk PAM Pemilu 2024

ARTIKEL

Luar Biasa, Ribuan Warga Kota Padang Ikut Mengantarkan Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Hendri Septa – Hidayat Mendaftar ke KPU

BERITA

“Bukittinggi Rotasi 53 ASN, Wali Kota Tekankan Kinerja dan Pelayanan”

BERITA

Joni Martiyus Sikumbang dari Rantau Ingin Membangun Kampung Halaman

ARTIKEL

Hanya 10 Orang Pejabat Lolos Penilaian Uji Kompetensi Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Tahun 2025