Terkait Aksi Pengerusakan Mobnas”Kasat Pol PP Itu Akhirnya Di Non Aktifkan.

Padang Panjang.Sinyalnews.com – Kasus mirip kasus sambo di Kota Padang Panjang ,yang menghebohkan nitizen dimedsos ,baik FB , Instalgram dan media online yang dilakukan atas instruksi Kasat Pol PP sebagai pimpinan tertinggi di OPD itu ,telah dengan sengaja melakukan pengerusakan mobil dinas ditabrakan ke tiang kantor sehinga dasbor mobil penyok muka belakang

Setelah kasat Pol PP dipangil dan diperiksa secara interen pemko , Wawako Asrul ,Sekda, dan Kominfo mengelar jumpa Pers memberikan klarifikasi terhadap kasus pengerusakan mobnas itu.

Setelah mendapatkan desakan para jurnalis dalam jumpa pers Minggu malam (19/2) ,Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran yang kini ada di kota mekkah telahbmenginstruksikan untuk membebastugaskan sementara Kepala Dinas (Kadis) pol PP-Damkar Kota Padang Panjang, Albert Dwitra dari jabatannya.Pembebasantugas itu mulai berlaku Senin, 20 Februari 2023 besok.

Pembebas tugasan itu terkait viralnya di berbagai platform media sosial dugaan pengrusakan mobil dinas (Mobnas) Kadis Pol PP-Damkar Padang PanjangPanjang yang kini viral di perbincangan .dan juga telah dilaporkan ke Polres Padang Panjang.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran melalui Kadis Kominfo Padang Panjang, Ampera Salim tidak berapa lama setelah pemko Padang Panjang menggelar konfrensi pers, Minggu, (19/2/2023) malam di sebuah rumah makan di kota setempat.

Baca Juga :  Berikan Himbauan Kamtibmas saat Laksanakan Patroli Malam

“Sekaitan peristiwa BA 35 N (Mobnas, Red). Setelah dilaporkan oleh Bapak Wakil Walikota dan Bapak Sekda kepada Bapak Walikota yang kini berada di Mekah. Maka beliau Bapak Wali Kota, setuju dilakukan pembebasan tugas sementara Kasatpol PP Padang Panjang Alber Dwitra dari jabatannya mulai Senin, 20 Februari 2023 besok, ” ujar Ampera Salim yang pres riliisnya di kirim di WA group Pers Padang Panjang

Ampera mengatakan WaliKota mengambil tindakan pembebasan tugas Kadis Pol PP-Damkar tersebut dimaksudkan guna mengantisipasi opini liar di media sosial.

Atak hanya itu , pembebas tugassan itu Juga guna memudahkan tim pencari fakta yang dipimpin Sekdako di dalam proses pemeriksaan terhadap semua terduga yang melakukan pengrusakan mobnas dimaksud,” tutur Ampera.

Pemko Gelar Konpers dan Bentuk Tim Pencari Fakta

Begitu viralnya aksi pengerusakan mobnas oleh oknum kadis itu ,Pemko Padang Panjang Minggu, 19 Februari 2023 bakda Magrib menggelar konperensi pers (Konpers) di sebuah rumah makan di kota Padang Panjang.

Jumpa pers itu dipimpin Wakil Walikota, Asrul didampingi Sekdako, Sonny Budaya Putra, Kaban BKSDM diwakili Marjulas Sabri, dan dipandu Kadis Kominfo, Ampera Salim, serta dihadiri puluhan awak media (cetak, online dan radio).

Dalam konpers tersebut, Wakil Walikota, Asrul menyampaikan permohonan maaf Walikota, Fadly Amran atas kegaduhan di ruang publik oleh sebab viralnya di media sosial dugaan pengrusakan mobnas kadis Pol PP-Damkar kota Padang Panjang.

Baca Juga :  HBT Bekerjasama Dengan PMI, WHBT dan SMS Buka Dapur Umum Bantu Korban Banjir Padang.

Sementara itu, Sekdako, Sonny Budaya Putra yang ditunjuk oleh Walikota sebagai ketua tim pencari fakta mengatakan tim pencari fakta yang dia pimpin akan efetif memulai pemeriksaan Senin, 20 Februari 2023 besok.

“Kita akan konsentrasi melakukan pemeriksaan sesuai aturan yang berlaku di kepegawaian. Sedangkan terkait pemeriksaan pidana adalah merupakan ranahnya aparatur penegak hukum,” ujar Sonny sekaligus menjawab tanya awak media.

Tak hanya Walikota ,Ketua DPRD Padang Panjang Mardiansyah juga mengutuk keras tindakan ASN yang merusak reputasi kinerja pemerintahan daerah Padang Panjang dimata masyarakat sampai ke tingkat nasional .

Pada media ini Mardiansyah didampingi M Nur Idris selaku pengacara dan juga tokoh masyarakat (tomas) meminta walikota Padang Panjang ,menonaktifkan Kadis Pol PP itu dari jabatannya,

Tak hanya itu ,Walikota juga harus memeriksa kejiwaan nya, dan mungkin ini salah satu bentuk lamanya seorang menjabat di satu OPD , seperti. Yang baru juga terjadi di Rumah Sakit Umum Padang Panjang , buruknya pelayanan yang kuga viral .maka walikota harus evaluasi lagi semua OPD .tuturnya (phi)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

LKKS Pasbar Laksanakan Sosialisasi Peningkatan Sumber Daya Masyarakat Untuk Ketahanan Keluarga Di Nagari Sungai Aua

BERITA

Cek Kesiapan Pengamanan Pemilu, Kabid Humas Polda Sumbar Kunjungi Polres Sijunjung

BADAN NEGARA

Temu Ramah dan Silaturahmi Parenting Eks Kampus 2 SMAN 1 Padang dihadiri Kepsek dan Wakepsek

BERITA

Kapolresta Cilacap Pimpin Serah Terima Jabatan Wakapolresta Cilacap

BADAN NEGARA

Wakil Ketua DPRD Padang Panjang Hadiri Pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang III 2025

BERITA

HAB ke-80: Dari Halaman Madrasah, Kemenag Menjahit Kerukunan dan Harapan Umat

BERITA

MTsN Gantiang Padang Panjang Bergerak: Merangkul Duka, Menguatkan Harapan Warga Malalo

ARTIKEL

Halal bil Halal Tengsawer ’83 Berlangsung Meriah