Usai Pandemi, Tingkat Pengangguran Bukittinggi Menurun 4,90 Persen  

Bukittinggi, sinyalnews.com, – Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi, untuk menurunkan tingkat pengangguran, menunjukkan hasil positif. Tingkat Pengangguran Terbuka Tahun 2022, turun ke angka 4,90 persen. Angka ini bahkan jauh berada di bawah target RPJMD sebesar 7,18.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum Badan Pusat Statistik (BPS), dalam lima tahun terakhir, capaian penurunan angka pengangguran memang menjadi satu hal yang luar biasa. Buktinya, angka pengangguran Bukittinggi selalu berada di atas 6 persen. Bahkan, mencapai puncak tertinggi setelah pandemi covid-19, tahun 2020 di angka 7,51 persen.

“Dari hal itu, kita lahirkan kebijakan penganggaran yang berpihak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satunya, Tabungan Utsman yang bisa memberikan pembiayaan modal kepada masyarakat, sehingga dapat membuka usaha,” kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, Selasa (15/02/23).

Baca Juga :  Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1501/Ternate dan Masyarakat Gotong Royong Angkut Material Pembangunan

Upaya inilah, menurut Erman Safar, yang bisa dilakukan untuk dapat mengurangi angka pengangguran dalam dua tahun terakhir.

Dijelaskan, tingkat pengangguran terbuka, merupakan persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja. Sedangkan angkatan kerja sendiri, merupakan penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran.

Pengangguran dapat diartikan kepada penduduk yang aktif mencari pekerjaan. Penduduk yang sedang mempersiapkan usaha/pekerjaan baru. Penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapat pekerjaan dan kelompok penduduk yang tidak aktif mencari pekerjaan dengan alasan sudah mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan Terbang dan Kerja, Puslaiklambangjaau Gelar Ceramah RTZA Di Lanud Sultan Hasanuddin

Capaian tahun 2022 di angka 4,90 persen itu, menjadi salah satu capaian terendah terbaik ketiga selama RPJPD, setelah 3,93 persen di tahun 2014 dan 4,72 persen di tahun 2013. Dimana, rata rata penurunan angka pengangguran di Bukittinggi, merupakan dampak positif dari pertumbuhan pelaku usaha kecil yang terus meningkat. (*/rul)

 

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

LKSN Jenjang SLB Tingkat Kab Solok Berakhir, Ini Para Juaranya

BERITA

NINIK MAMAK BUKAN MALAIKAT: JANGAN BEBANI DENGAN KEKUASAAN YANG TAK LAGI DIMILIKINYA

ARTIKEL

Panglima TNI Pimpin Upacara HUT Ke-78 TNI AU

BERITA

Ketika Kepala Perpusnas Menyentuh Naskah-Naskah Tua Minangkabau, Ada Pertanyaan Besar yang Menggema: Masihkah Kita Mau Membaca Masa Lalu untuk Menata Masa Depan?

BERITA

Dpr Pasaman Barat Lakukan Penjaringan Apresiasi Masyarakat

ARTIKEL

Bantu Kesulitan Rakyat, Satgas Yonif 715/Motuliato Perbaiki Instalasi Listrik di Perbatasan

ARTIKEL

Seleksi Taruna Era Digital : Aspers Panglima TNI Pastikan Transparansi Melalui Metode CAT

BERITA

Implementasikan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas, Sat Lantas Polres Pekalongan Mengajar di SMAN 1 Bojong