PADANG, SINYALNEWS.COM — Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Padang berhasil meraih gelar juara umum cabang olahraga kickboxing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Prestasi tersebut diraih setelah 21 atlet yang diturunkan berhasil mengumpulkan sembilan medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Total 11 medali tersebut menjadi bukti perjuangan para atlet, kerja keras pelatih, serta dukungan pengurus dalam pembinaan olahraga kickboxing di Kota Padang.
Keberhasilan ini mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, beserta jajaran pengurus. Peninjauan pertandingan berlangsung di Lapangan Lanud, Selasa (13/10/2026) pagi.
Turut hadir Ketua Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia (KBI) Sumatera Barat, H. Daswippetta Dt. Mjj Alam, S.E., M.Si., bersama jajaran pengurus KONI Kota Padang.
Dalam kegiatan tersebut, Erianto didampingi Sekretaris Umum KONI Kota Padang, Dr. Tri Putra Junaidi Nast, S.Pd., M.Pd.; Bendahara Umum Zulhardi Z. Latif; Staf Khusus Umum Musmaizer Dt. Gamuak; Staf Khusus KONI Kota Padang Juprizal; serta Wakil Sekretaris III Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.
Fadly Amran Apresiasi Perjuangan Atlet
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Menurutnya, keberhasilan atlet merupakan bagian dari semangat Padang Balomba yang mendorong peningkatan prestasi dan daya saing olahraga Kota Padang.
“Sebagai Wali Kota Padang, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, ketua cabang olahraga, pelatih, dan semua pihak yang telah bekerja keras. Prestasi para atlet ini menunjukkan bahwa semangat Padang Balomba benar-benar hadir dalam perjuangan olahraga Kota Padang,” ujarnya.
Fadly menegaskan, prestasi atlet perlu diikuti perhatian terhadap keberlanjutan pembinaan dan penghargaan atas perjuangan mereka mengharumkan nama daerah.
Terkait rencana pemberian bonus bagi atlet berprestasi, ia menyebutkan bahwa pembahasannya masih perlu dilakukan bersama KONI Kota Padang dengan mempertimbangkan aspek teknis, mekanisme penyaluran, serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Kalau memungkinkan, kita berharap pembahasannya bisa segera dilakukan bersama KONI. Tentu ada hal-hal teknis yang harus disiapkan, termasuk terkait anggaran. Yang terpenting, kita ingin memberikan penghargaan kepada atlet-atlet yang telah berjuang dan membawa kebanggaan bagi Kota Padang,” ungkapnya.
Dengan demikian, rencana pemberian bonus tersebut masih menunggu pembahasan lebih lanjut dan keputusan sesuai mekanisme yang berlaku.
Porprov Menjadi Pijakan Menuju PON dan Asian Games
Fadly juga mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang diraih di tingkat provinsi. Menurutnya, Porprov harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Peningkatan prestasi membutuhkan pembinaan berkesinambungan, mulai dari kualitas latihan, penguasaan teknik, kekuatan fisik, strategi pertandingan, hingga kesiapan mental atlet.
“Prestasi di Porprov ini merupakan stepping stone, atau satu langkah untuk maju ke tingkat berikutnya. Masih ada jenjang yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Asian Games. Kita ingin atlet kebanggaan Kota Padang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga bisa menembus tingkat nasional bahkan internasional,” tegas Fadly.
Ia berharap sinergi pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dan masyarakat terus diperkuat agar prestasi yang telah diraih dapat berkembang secara berkelanjutan.
Erianto: Gelar Juara Umum Harus Diikuti Pembinaan Berkelanjutan
Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, turut mengapresiasi keberhasilan KBI Kota Padang meraih gelar juara umum kickboxing Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Menurutnya, raihan sembilan medali emas, satu perak, dan satu perunggu merupakan pencapaian yang patut diapresiasi sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi pada kejuaraan berikutnya.
Erianto menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perjuangan atlet, kerja keras pelatih, peran pengurus cabang olahraga, serta dukungan berbagai pihak dalam proses pembinaan.
Ia berharap hasil pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan teknik, kondisi fisik, dan mental bertanding atlet. Regenerasi juga perlu mendapat perhatian agar KBI Kota Padang memiliki atlet potensial yang siap melanjutkan prestasi pada masa mendatang.
Bagi Erianto, gelar juara umum bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan momentum untuk memperkuat fondasi pembinaan kickboxing di Kota Padang.
William Kennedy Yalmav: 21 Atlet Sumbang 11 Medali
Sekretaris Pengurus Cabang (Pengcab) Kickboxing Indonesia Kota Padang, William Kennedy Yalmav, S.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan meraih gelar juara umum merupakan hasil penting dari perjuangan kontingen KBI Kota Padang.
Dari 21 atlet yang diturunkan, kontingen berhasil mengumpulkan total 11 medali, terdiri atas sembilan emas, satu perak, dan satu perunggu.
William menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, bukan alasan untuk berpuas diri.
Menurutnya, program latihan perlu semakin terarah dengan memperhatikan penguasaan teknik, kekuatan fisik, strategi pertandingan, dan kesiapan mental. Selain itu, regenerasi atlet potensial perlu dipersiapkan agar prestasi KBI Kota Padang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pengurus, pelatih, atlet, KONI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait untuk menjaga kesinambungan program pembinaan.
William berharap keberhasilan di Porprov XVI Sumatera Barat 2026 menjadi modal bagi KBI Kota Padang untuk meningkatkan kualitas organisasi, memperkuat program latihan, serta mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi tingkat provinsi dan nasional.
Tantangan Berikutnya, Mempertahankan Prestasi
Keberhasilan KBI Kota Padang meraih juara umum kickboxing menambah kontribusi prestasi kontingen Kota Padang dalam Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan keberhasilan tersebut tidak berhenti pada satu kejuaraan. Evaluasi pertandingan, peningkatan kualitas latihan, pengembangan atlet muda, dan pembinaan yang konsisten menjadi langkah penting untuk menjaga kesinambungan prestasi.
Semangat Padang Balomba diharapkan tidak hanya tercermin dalam perolehan medali, tetapi juga melalui komitmen bersama membangun atlet yang disiplin, tangguh, dan mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
Dengan raihan sembilan medali emas, satu perak, dan satu perunggu, KBI Kota Padang memiliki modal berharga untuk melanjutkan pembinaan dan mempersiapkan atlet menuju kompetisi berikutnya.
Penulis: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo













