Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Monday, 20 July 2026 - 05:40 WIB

Dari Ruang Kajian, Meneguhkan Kembali Kemuliaan Perempuan

Ketika Perempuan Belajar Mengenal Kodratnya, Keluarga dan Peradaban Pun Menjadi Kuat

PadangPanjang. Sinyalnews.com-Suasana Masjid Manarul Ilmi Islamic Center Padang Panjang, Sabtu (18/7/2026), terasa berbeda. Sejak pagi, ratusan muslimah dari berbagai penjuru Kota Padang Panjang hingga daerah sekitar mulai memadati ruangan. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama: mencari ilmu, menenangkan hati, dan kembali memahami makna menjadi seorang perempuan dalam pandangan Islam.

Kegiatan bertajuk Kajian Spesial Muslimah yang digelar Majelis Taklim Baiti Jannati itu tidak sekadar menjadi agenda pengajian biasa. Di tengah derasnya arus modernitas dan tantangan kehidupan keluarga saat ini, kajian tersebut hadir sebagai ruang perenungan tentang betapa pentingnya peranan seorang wanita dalam membangun rumah tangga dan melahirkan generasi yang berakhlak.

Dalam tausiyah yang disampaikan Ustadzah Fachryah Novel Jindan dan Ustadzah Fauziah Alwi Assegaf, para peserta diajak kembali memahami bahwa perempuan memiliki kedudukan yang sangat mulia.

Seorang ibu, misalnya, bukan hanya bertugas mendidik anak, tetapi menjadi madrasah pertama yang menentukan arah masa depan sebuah generasi. Dari tangan seorang perempuan, lahir pemimpin, ulama, cendekiawan hingga penjaga nilai-nilai moral dalam masyarakat.

“Ketika perempuan memahami kodrat dan kemuliaannya, maka keluarga akan kuat. Dan jika keluarga kuat, maka masyarakat pun akan menjadi kuat,” demikian salah satu pesan yang berulang kali menggetarkan hati jamaah.

Tak sedikit peserta tampak menitikkan air mata. Beberapa di antaranya larut dalam renungan ketika kajian menyentuh tentang pengorbanan seorang ibu dan pentingnya menjaga kehormatan diri di tengah perubahan zaman.

Baca Juga :  Satlinmas Pol PP Kota Padang Evakuasi Pohon Tumbang Yang Menghambat Akses Jalan   

Dukungan besar terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Ketua TP PKK Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, yang hadir dan membuka langsung kegiatan.

Maria mengaku sangat tersentuh dengan materi yang disampaikan para ustadzah.

“Kajian seperti ini sangat menyentuh hati. Kita diingatkan kembali tentang betapa mulianya peran seorang perempuan, baik sebagai istri, ibu maupun pendidik bagi anak-anaknya. Kita ingin kajian-kajian seperti ini terus hidup dan berkembang di Kota Padang Panjang,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan bagi kaum perempuan merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang harmonis dan melahirkan generasi yang berkarakter.

Ia berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan spiritual bagi para muslimah di Kota Serambi Mekkah itu.

Ketua Majelis Taklim Baiti Jannati Kota Padang Panjang, Mezi Muhendriza, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Ketua TP PKK Maria Feronika Hendri serta Pemerintah Kota Padang Panjang.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dan dukungan Ibu Ketua TP PKK beserta Pemerintah Kota Padang Panjang. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan kajian-kajian yang menyejukkan dan memberikan manfaat bagi kaum perempuan,” katanya.

Mezi menjelaskan, rangkaian kegiatan tidak berhenti pada pengajian umum yang digelar pada Sabtu. Pada Minggu, kegiatan dilanjutkan dengan mudarasah khusus perempuan yang membahas lebih mendalam tentang fitrah, tanggung jawab, serta peranan strategis wanita dalam keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :  Kapolres Bintan Ikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bintan

Baginya, perempuan yang memahami dirinya akan mampu menghadirkan ketenangan di dalam rumah, menjadi sahabat bagi suami, serta menjadi pendidik terbaik bagi anak-anaknya.

Di antara ratusan jamaah yang hadir, Aisyah (56), warga Padang Panjang Barat, mengaku pulang dengan hati yang penuh haru.

“Saya sangat tersentuh. Selama ini kadang kita lupa bahwa tugas seorang ibu begitu besar. Kajian ini mengingatkan kami untuk menjadi perempuan yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah. Rasanya hati menjadi tenang,” tuturnya sembari menahan haru.

Menjelang siang, satu per satu jamaah mulai meninggalkan masjid. Namun yang mereka bawa pulang bukan hanya catatan kajian, melainkan juga kesadaran baru: bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap dalam keluarga, melainkan tiang utama yang menyangga peradaban.

Di kota yang dikenal sebagai Kota Serambi Mekkah itu, majelis ilmu seperti yang dihadirkan Majelis Taklim Baiti Jannati seakan menjadi oase. Ia menghidupkan kembali ruang-ruang spiritual, tempat para perempuan belajar memahami dirinya, menguatkan keluarga, dan pada akhirnya ikut menjaga masa depan masyarakat.

Sebab dari perempuan yang baik, akan lahir keluarga yang baik. Dan dari keluarga yang baik, sebuah peradaban besar akan tumbuh.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Tim Penyelam TNI AL Temukan 15 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

ARTIKEL

PAUH SI 14: JEJAK PERANG MELAWAN VOC HINGGA DIKENANG SEBAGAI TANAH PARA PEJUANG

ARTIKEL

SATGAS PAMTAS RI-RDTL YONARHANUD 15/DBY BANTU WARGA BANGUN SALURAN AIR DI MUTIS

BADAN NEGARA

Dalam Rangka HUT Ke 45,PD III FKPPI Sumbar Gelar Kegiatan Donor Darah

BERITA

Pagelaran Wayang Golek Meriahkan Sedekah Bumi Desa Gutomo

BADAN NEGARA

Peduli Masyarakat Perbatasan, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 16/Tumbak Kaputing Melaksanakan Ketahanan Pangan Bersama Masyakrat

BERITA

Tim Sepaktakraw Sumbar Tutup Latihan dengan ‘Babuko Basamo’

BERITA

Siswa SMA 1 Padang Tersenggol KA Saat Hendak Pulang Sekolah