Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / HUKUM / KEMENTERIAN / KOTA PADANG / NASIONAL / SUMBAR

Tuesday, 15 July 2025 - 10:00 WIB

Ratusan ASN Baru Ikut Latsar dan Orientasi, Jadikan Pelayan Publik yang Religius dan Profesional

Padang, Sinyal.News.Com – Sebanyak 213 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 25 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru bergabung di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) dan Orientasi Pegawai yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (14/7). Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB dan dilaksanakan di dua lokasi utama, yaitu Aula MAN 2 Padang dan Aula Kantor Kemenag Kota Padang.

Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dengan mengusung tema “Membangun SMaRT ASN dalam Mewujudkan Kementerian Agama yang Berdampak.” Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan kapasitas dan karakter ASN Kemenag yang berlandaskan nilai-nilai SMaRT: Servis, Moderat, Akuntabel, Responsif, dan Transformatif.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan layanan publik yang tidak hanya profesional, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai keagamaan. Ia menekankan bahwa ASN Kemenag harus mengedepankan integritas, kedisiplinan, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas.

Baca Juga :  Gustami Hidayat Sosialisasi Perda no 7 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

“ASN Kemenag harus menjadi pelayan publik yang profesional, melayani dengan cepat, tepat, dan penuh keramahan sesuai prinsip pelayanan prima,” ujar Menag.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi, menambahkan bahwa ASN Kemenag perlu menguasai teknologi digital untuk mendukung pelayanan yang lebih efisien dan akurat. Ia juga menekankan pentingnya dimensi spiritual dalam setiap pelayanan.

“Pelayanan di Kemenag bukan sekadar urusan administratif, melainkan juga bentuk pengabdian moral dan spiritual. ASN Kemenag harus menjadi teladan dalam pengamalan nilai-nilai keagamaan seperti kejujuran, keadilan, kesabaran, dan empati,” jelasnya.
Edy juga mengajak seluruh ASN untuk mengimplementasikan core values BerAKHLAK, yakni: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai ini harus tertanam kuat dalam semua lini pekerjaan ASN, mulai dari administrasi, pendidikan, pelayanan masyarakat, hingga pengelolaan haji dan zakat.
Selain itu, ASN Kemenag juga diharapkan mampu berperan sebagai agen moderasi beragama—yakni menjaga kerukunan antarumat, menolak radikalisme, serta mempromosikan toleransi dan keberagaman.

Baca Juga :  KRI Diponogoro-365 Ikuti Peringatan Nuzulul Qur'an di Kedutaan RI 1445 H  

“Tugas ini memerlukan pemahaman agama yang mendalam dan sikap terbuka terhadap perbedaan,” tegas Edy.
Menutup sambutannya, Edy berharap para ASN baru tidak hanya menjalankan tugas sebagai pegawai biasa, tetapi sebagai penjaga nilai-nilai spiritual dan moral bangsa. Mereka harus melayani dengan hati, dan menunjukkan bahwa agama adalah sumber kedamaian dan kemajuan bagi masyarakat.
(HarisTJ)

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Panglima TNI: TNI Tidak Boleh Berpolitik Praktis, Tetapi Harus Tahu Politik Negara

ARTIKEL

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Hanpangan Nasional di Merauke, Papua Selatan

BERITA

Rumah Janda di Alai Parak Kopi Hangus dilalap si Jago Merah

ARTIKEL

Panglima TNI Melayat Almarhum Marsma TNI Fajar Adriyanto, Kenang Sosok Bersahaja dan Penuh Senyum

BERITA

Tandatangani Perkin dan Terima DIPA Tahun 2025, Jajaran Kemenag Diminta Serius Bekerja

ARTIKEL

Ramadhan Berbagi Ala FLIPPERS” Ratusan Anak Yatim dan Kaum Duafa Bukber Dengan Flippers Organization

ARTIKEL

Pimpin Upacara Bendera 17-an, Dandim 1710/Mimika Sampaikan Amanat Pangdam XVII/Cenderawasih

ARTIKEL

Tumbangkan 3 Master Nasional, Hamdan Yelpi Juarai Open Turnamen Catur Piala Panglima TNI Tahun 2025