Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Tuesday, 3 December 2024 - 13:56 WIB

Status Marapi Turun Jadi Waspada, Warga Agar Tetap Waspada

Foto : Juru bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab meminta agar masyarakat yang bermukim di sekitar Marapi agar tetap waspada, jangan lengah

Padang SINYALNEWS.COM – Belakangan, aktivitas fluktuatif Gunung Marapi, cenderung menurun. Oleh sebab itu, status gunung api yang berada di Sumatera Barat itu kembali turun menjadi level II (waspada).
“Terhitung 1 Desember 2024, pukul 15.00 WIB, tingkat aktivitas Gunung Marapi diturunkan dari Level III (siaga) menjadi Level II (waspada),” kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid dalam siaran pers, Senin (2/12/2024).
Menurutnya, kecil kemungkinan terjadi letusan besar seperti Desember 2023. Kendati begitu, masyarakat tetap diimbau tidak memasuki atau melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (kawah verbeek).
Juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Ilham Wahab merespon penurunan status Gunung Marapi tersebut. Dia mengingatkan agar masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan gunung itu tetap waspada dan jangan lengah.
Sebab, kendati statusnya menurun namun Gunung Marapi tetap gunung api aktif. Dengan demikian, masyarakat masih dilarang mendekati kawah atau melakukan pendakian dari radius 3 kilometer.
“Yang sebelum status Siaga dilarang mendekati jarak 4,5 kilometer, tapi sekarang sudah bisa beraktivitas di 3 kilometer secara normal, namun tetap harus waspada,” kata Ilham, Senin (2/12) di ruangannya.
Menurutnya, yang perlu diwaspadai justru ancaman potensi banjir lahar di aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi. Pasalnya, penurunan status gunung ini tidak berbanding lurus dengan ancaman banjir lahar dingin.
“Karena selama erupsi ini, tumpukan abu vulkanik di puncak dan lereng Marapi sangat banyak. Kalau sesuai hitungan, sudah lebih satu juta kubik. Artinya ancaman lahar dingin masih ada, apalagi dipicu hujan lebat atau ekstrem,” terangnya.
Dengan demikian, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan hendaknya terus waspada. Bagi masyarakat yang bermukim di sekitar 25 aliran sungai berhulu ke Marapi segera menjauh ketika terjadi hujan lebat di puncak atau lereng Marapi.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sempat menaikkan status Gunung Marapi menjadi level III (Siaga) pada tanggal 6 November pukul 15:00 WIB hingga 30 November 2024.
Lantaran aktivitas erupsi atau letusannya tidak lagi kontiniu dan cenderung menurun, maka status Gunung Marapi turun menjadi level II (Waspada) sejak 1 Desember 2024. Status ini turun berdasarkan analisis dan evaluasi secara menyeluruh.
Secara visual, aktivitas Gunung Marapi hingga 1 Desember 2024 bersifat fluktuatif masih cenderung menurun dan didominasi hembusan dengan tinggi asap maksimum 150 meter di atas puncak.
“Maka terhitung 1 Desember 2014 pukul 15.00 WIB, status Marapi diturunkan dari Level Siaga menjadi Level Waspada,” kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid. (devi)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Dilmilti II Jakarta Gelar Sidang Perdana Terdakwa HA Kasus Korupsi  Basarnas

BERITA

Tim H.Ginno Irwan Kunjungi Masyarakat Air tawar Barat Bangun Silaturahmi

BADAN NEGARA

Kolaborasi Antar Berbagai Lembaga Kemanusiaan dan Pemerintah Dalam Rangka Mendorong Resiliensi Para Penyintas Bencana Alam Di Indonesia

ARTIKEL

Gubernur Lantik Pejabat Esselon II di Lingkungan Pemprov Sumbar

BERITA

Tetap Jaga Keimanan, Prajurit Mako Satgas Yonkv 6/Naga Karimata Tetap Melaksanakan Ibadah Mingguan Di Gereja GMIT Protestan Paniel Eban

DAERAH

Marlim : Idul Adha Momentum Jaga Toleransi

BERITA

Rutan Padang Panjang Dorong Transformasi Warga Binaan Lewat Pesantren

BERITA

Menhan Prabowo Terima Kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir, Bicarakan Dinamika Terkini Hingga Timnas U-22 Rabu, 17 Mei 2023