Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL

Wednesday, 27 September 2023 - 19:38 WIB

Dinkes Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Baduta

KOTA PEKALONGANG, SINYALNEWS.COM -Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan terus menggenjot capaian imunisasi dasar pada baduta dengan rentang usia 0-24 bulan. Hal ini dimaksudkan untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh merangsang terbentuknya zat antibodi sehingga mereka terlindungi dari penularan penyakit tertentu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto melalui pengelola program imunisasi, Samsiyah Ratnawati saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/9/2023) menyebutkan bahwa hingga bulan Agustus, pihaknya telah memberikan imunisasi sebanyak 3.291 balita, adapun target untuk tahun ini 5 ribu balita.

Guna mengejar capaian tersebut, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan terus melaksanakan upaya persuasi ke masyarakat, memasifkan petugas melakukan kunjungan ke rumah warga, memanfaatkan media sosial, serta persuasi dengan pemegang kebijakan untuk memberikan dukungan dan dorongan masyarakat, “Partisipasi masyarakat sangat kita butuhkan, sejauh ini sudah baik namun masih ada dari mereka kurang paham sangat pentingnya dan manfaat imunisasi,” terangnya.

Baca Juga :  Kampung Tangguh Anti Narkoba Polres Pekalongan di Desa Kajongan di Launching

Samsiyah menjelaskan ada 14 jenis vaksin atau imunisasi yang harus dilengkapi oleh balita 0-24 bulan antara lain hepatitis 0/HB 0, Bacillus Calmette-Guerin/BCG/, pentavalen (difteri, baktosis, tetanus, hepatitis dan meningitis), polio, Measles/MR (campak, rubella), Pneumococcal Conjugate Vaccine/ PCV, Rotavirus/RV, Inactivated Poliovirus Vaccine/IPV, dan Human Papillomavirus/HPV, “Jika bagi masyarakat kita dapat berpartisipasi penuh dalam melaksnakan imunisasi ini, akan ada banyak manfaat yang diperoleh buah hatinya seperti bisa meningkatkan kualitas hidup karena terbebas dari penyakit, lebih efektif sebab coastnya sangat sedikit daripada melakukan pengobatan, dan tidak menularkan ke orang lain,” tandasnya.

Baca Juga :  Eripon Lurah Lolong Belanti di Percaya sebagai PLT Lurah Air Tawar Barat

Lebih lanjut, Samsiyah menambahkan jika tidak diberikan secara lengkap, beberapa dampak negatif bisa terjadi seperti kualitas kesehatan kedepan berkurang karena mereka tidak kebal terhadap penyakit tertentu, dapat menularkan ke lingkungan, menjadi salah satu bagian penyumbang wabah penyakit, berisiko terkena penyakit, “Kami Dinas Kesehatan berharap bagi para masyarakat khususnya orang tua yang memiliki anak usia 0-24 bulan, bisa datang ke puskesmas atau posyandu terdekat untuk melengkapi imunisasi. Jika usai imunisasi demam itu wajar karena respon tubuh, dan petugas juga selalu memberi edukasi bagaimana penanganan jika anak tersebut demam setelah imunisasi,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

BERITA

Babinsa Koramil 07/Maos Hadiri Haul Para Masyayikh Memperingati Tahun Baru Islam Yang ke 1445 H

BERITA

Amsakar Achmad: Batam Bersiap Menuju Masa Depan Gemilang dengan Bersatu dan Kompak

BERITA

KSAD Pimpin Sertijab Strategis Ditubuh TNI AD, Satu Diantaranya Pangdam XVIII/Kasuari

DAERAH

Gubernur Mahyeldi: Pancasila Terbukti Mampu Menjaga Keutuhan NKRI

BERITA

Suasana TPS 054 Kuranji Ramai dikunjungi Masyarakat Ikut Coblos Pilkada 2024

BERITA

Perkuat Soliditas Dalam Satuan, Kodim 1710/Mimika Gelar Acara Natal Bersama Dan Syukuran HUT Ke-27 Kodim 1710/Mimika  

BERITA

ANTISIPASI TBC, RUTAN PADANG LAKSANAKAN SKRINING DENGAN METODE RONTGEN DADA BAGI SELURUH WARGA BINAAN

BERITA

IDI Wilayah Sumbar Nyatakan Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law Menjadi UU