Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Thursday, 3 August 2023 - 19:45 WIB

Usai Platform Absensi Terintegrasi, Aparatur Desa Akan Dibekali Pelatihan

BATANG, SINYALNEWS.com,- Guna meningkatkan disiplin kinerja, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Batang terapkan Sistem Informasi Absensi Terintegrasi Implementasi komitmen peningkatan kinerja Aparatur Desa Se- Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadispermades) Kabupaten Batang Rusmanto menjelaskan, jika pengadaan tersebut bukan tanpa alasan.

“Pengadaan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan menjaga profesionalisme kerja Aparatur Desa untuk lebih disiplin dalam melaksanakan tugas sebagai abdi masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam peningkatan pengawasan terhadap perangkat desa dan kepala desa,” jelasnya, Kamis (02/08/2023) malam.

Nantinya kata dia, setelah mengoptimalkan monitoring kinerja aparatur melalui sistem absensi terintegrasi, sistem absensi terintegrasi dengan Aplikasi berbasis mobile apps android, web dasboard monitoring dan hardware absensi ini maka selanjutnya akan melakukan pelatihan. Baik didalam kantor maupun dilapangan bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat termonitor.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Sumbar Dukung Penuh Kemenag Kota Padang Menuju WBK 2024

“Sebetulnya program ini sangatlah bagus kenapa kok malah di isukan, dan jadi bahan perbincangan publik yang kurang tepat,” tandasnya.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan untuk bisa mrngerti dan memahami polemik tersebut.

“Kami berharap agar masyarakat bisa memahami terkait pengadaan alat Sistem Informasi Absensi Terintegrasi Implementasi komitmen peningkatan kinerja Aparatur Desa,” pinta Rusmanto.

Sementara itu Perwakilan dari Paguyuban Kepala Desa atau yang lebih dikenal Paguyuban Sang Pamomong Kabupaten Batang, Tumari dan juga sebagai Kades Kembanglangit Kecamatan Blado menyatakan bahwa, pengadaan Fingerprint sudah sesuai dengan juklak dan juknis yang telah ditentukan oleh dinas terkait.

”Pengadaan alat tersebut sesuai dengan instruksi dari dinas terkait, serta juklak dan juknisnya jelas, sehingga kami selaku kepala desa yang ada di Kabupaten Batang menyetujui pengadaan alat tersebut”, terangnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Hadiri Acara Penyerahan SPT Tahunan Tahun 2023 di Istana Negara

Tumari juga menambahkan, anggaran untuk pengadaan alat tersebut memang kurang lebih dari Rp 10 juta, dan sangat disayangkan apabila masyarakat terlalu dini menyimpulkan anggaran sebesar itu hanya mendapatkan alat Fingerprit.

“Saya tegaskan itu bukan cuma pengadaan barang namun disitu ada beberapa paket diantaranya dari pelatihan, pengoperasian aplikasi, software dan hardware, perawatan atau maintenance peralatan, jaringan server dan lain sebagainya.

Lebih lanjut kata Tumari, jadi tujuan dengan adanya pengadaan alat tersebut sangatlah jelas untuk sistem pemantauan kinerja perangkat desa agar meningkatkan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

(Didik)

Share :

Baca Juga

DAERAH

*Momen Bersejarah 3 Oktober, Puluhan Pelajar Napak Tilas di monumen Tugu Perjuangan*

BERITA

KSAD Pimpin Sertijab Strategis Ditubuh TNI AD, Satu Diantaranya Pangdam XVIII/Kasuari

BERITA

Kakan Kemenag Kota Padang Berikan Penguatan Bimbingan Manasik Haji Pada 1107 Calon Jemaah Haji Kota Padang

BERITA

Unjuk Rasa di Batam Ricuh, Aparat Gabungan Pukul Mundur Pengunjuk Rasa Dengan Gas Air Mata

BERITA

10 Tahun BPJS Kesehatan, Keuangan Amat Sehat, Tidak Ada Lagi Gagal Bayar RS

BADAN NEGARA

Resmikan RTMC Ditlantas Polda Sumbar, Ini Pesan Kapolda Sumbar kepada pengguna jalan dalam momen Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-68

ARTIKEL

PABASKO Kembali Bersatu, Silaturahmi Ninikmamak 24 Nagari yang Menggetarkan Ingatan Kolektif

ARTIKEL

Kemenag Kota Padang, Gelar Wirid Bulanan Sekaligus Halal Bi Halal Pasca Hari Raya Idul Fitri 1444H