Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Thursday, 3 August 2023 - 19:01 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Disnak Keswan Sumbar, Dr. Suharizal Tempuh Jalur Pra Peradilan

PADANG, SINYALNEWS.com,- Dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan sapi betina bunting di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) berinisial F dan D menempuh upaya pra peradilan, atas penetapan tersangka dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat.

Tersangka D adalah KPA/PKK dan tersangka F sebagai PPTK dalam pengadaan bibit/benih sapi di Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sumatera Barat tahun anggaran 2021 ini.

Jika tidak ada halang rintang, sidang pra peradilannya dilaksanakan pada Senin 7 Agustus 2023. Jadwal sidang pun sudah tayang di website resmi Pengadilan Negeri Kelas I A Padang.

Kuasa Hukum F dan D dari Kantor Hukum Legality Dr. Suharizal, SH, MH, CMED. CLA mengatakan, pengajuan langkah pra peradilan dilakukan kliennya, demi tegaknya supremasi hukum yang berasaskan keadilan.

Baca Juga :  Rayakan Idul Adha, Satgas Indobatt TNI Serahkan 100 Hewan Kurban Untuk Masyarakat Lebanon Selatan

Suharizal menilai, upaya praperadilan ini menjadi penting untuk dilakukan, karena terdapat empat persoalan mal-administrasi dan prosedural yang dilanggar penyidik Kejaksaan Tinggi Sumbar dalam penetapan kliennya sebagai tersangka.

“Kami menilai, penetapan tersangka terhadap klien kami cacat administrasi dan prosedural. Agar klien kami mendapatkan keadilan, maka kami mengambil langkah pra peradilan ini,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumbar Farouk Fahrozi mengakui, sampai saat ini Kejati Sumbar belum mengetahui langkah pra peradilan yang dilakukan tersangka. “Belum dapat info kami,” ucap Farouk via whats app.

Baca Juga :  Eks OPM  Yeremias Foumair Berikrar Setia Kembali ke Pangkuan NKRI

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar Asnawi mengatakan, dalam kasus pengadaan sapi betina bunting di Disnak Keswan Sumbar, pihaknya menetapkan enam orang tersangka. Ke enam tersangka langsung ditahan selama 20 hari ke depan terhitung Jumat (14/7).

“Tiga tersangka ini diduga lakukan korupsi proyek pengadaan sapi betina bunting itu karena ada indikasi mark up anggaran dan spek sapi yang dibutuhkan juga berbeda. Akibat dari perbuatan itu dinilai terjadi kerugian negara sekitar Rp7,3 miliar lebih,” kata Asnawi.

(kid)

Share :

Baca Juga

BERITA

Sesosok Mayat Laki-laki Ditemukan Mengambang di Daerah Rawa Wonokerto Pekalongan

BERITA

Panglima TNI Tinjau Arus Balik Lebaran 1445 H/2024

BERITA

Terdesak Passport , Pemohon Bisa Urus 1 Hari Langsung Jadi Di Imigrasi Batam Centre

BERITA

Dari Tertinggal ke Puncak: Andre MLQ Menyempurnakan Dominasi Milleniq di 35 Biliar Sungai Tarab

BERITA

Kajati Sumbar Melantik Kajari dan Asisten 

BERITA

Polres Pasaman Barat Lakukan Penertiban Aktivitas PETI di Kecamatan Ranah Batahan

ARTIKEL

Oknum pejabat Takut dengan Pengusaha sehingga Menghilangkan Fungsionernya sebagai Pejabat yang Melayani dan diayomi masyarakat.

BERITA

Ramadhan Untuk Sesama, Kapolresta Cilacap Memberikan Bantuan Kepada Warga Majenang