Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / MAKANAN / PERISTIWA

Sunday, 13 November 2022 - 16:37 WIB

Kumpulkan Sampah Laut, Nelayan Investasi Sampah di Bank Sampah Pancadaya

Kumpulkan Sampah Laut, Nelayan Investasi Sampah di Bank Sampah Pancadaya

Padang, Sinyalnews.com – Apa kabar Mina Dewi Sukmawati, perempuan yang selalu dikelilingi oleh sampah.? Lama tak mengikuti perkembangannya, ternyata kini Dewi pendiri Bank Sampah Pancadaya itu makin berkibar. Jika dulu sangat sulit baginya untuk memberikan pemahaman pada masyarakat tentang bank sampah dan daur ulang sampah, kini justru sebaliknya. Dia mendapat banyak permintaan untuk memberikan edukasi.
“Alhamdulilah, masyarakat sudah memahami keberadaan bank sampah dan saya mendapat banyak undangan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan tentang bank sampah dan proses daur ulangnya,” kanya sembari tersenyum.
Hal itu tak terlepas dari proses panjang yang dilaluinya. Tanpa kenal lelah dan tak berputus asa ketika banyak orang mencemoohnya. Akhirnya, perlahan namun pasti masyarakat bisa memahami apa yang dikerjakannya dan kemudian berbalik mengikutinya. Kini berdasarkan data per Oktober 2022, terdapat 36 unit Bank Sampah Pancadaya dengan nasabah sebanyak 1.222 orang.
Meski sudah banyak peminatnya, namun Dewi tak berpuas diri. Edukasi rutin tanpa henti terus dilakukannya pada setiap kelompok masyarakat. Dewi berupaya merubah pola pikir masyarakat, memberikan pemahaman pada masyarakat manfaat menabung sampah. Menabung sampah sama dengan investasi, tak hanya dapat uang tetapi bisa dapat emas. Bekerjasama dengan Pegadaian, Bank Sampah Pancadaya mengajak nasabahnya menabung emas.
“Hasil dari tabungan sampah itu sudah mereka nikmati saat Lebaran dan tahun ajaran baru. Mereka bisa menarik uang yang mereka tabung, bisa pula ditarik dalam bentuk emas, tergantung keinginan mereka. Uang itu mereka gunakan untuk kebutuhan Lebaran dan untuk keperluan anak sekolah,” urai Dewi.
Kabar lain yang tak kalah menggembirakan bagi Dewi adalah kerjasama Bank Sampah Pancadaya dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Awalnya kerjasama ini hanya saat peringatan Bulan Cinta Laut 2022 berupa penampungan sampah yang didapat nelayan. Namun wanita kelahiran 15 Mei 1973 ini menawarkan kerjasama yang berkelanjutan bagi pemberdayaan nelayan. Mereka bisa memanfaatkan waktunya untuk pemilahan dan daur ulang sampah ketika tidak melaut. Gayung bersambut, pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan menyetujuinya.
“Jadi kita membentuk bank sampah khusus untuk nelayan di kampung nelayan. Tahap awal, kita memiliki 18 anggota dari nelayan dengan produksi sampah 600 kg. Saat ini kita memiliki 40 anggota dengan produksi sampah mencapai 800 kg,” terangnya.
Kerjasama ini dimaksudkan untuk merubah perilaku dan pola piker di kalangan nelayan. Saat melaut, mereka bisa sekaligus mengumpulkan sampah dan menabungnya. Ketika mereka tidak kelaut karena cuaca yang buruk, maka mereka bisa melakukan pemilahan dan daur ulang sampah. Kegiatan ini tidak memaksa nelayan, mereka bisa menentukan sendiri mau ikut atau tidak.
Dari kerja kerasnya itu adalah wajar jika berbagai penghargaan tingkat nasional berhasil diperolehnya tahun ini, di antaranya penghargaan sebagai Bank Sampah Terbaik II se Indonesia dan Bank Sampah Edukasi Terbaik III se Indonesia. (devi)

Share :

Baca Juga

BERITA

Maidarti Kecewa Tidak Satupun SMA Negeri Yang Bisa Terima Anaknya Lewat Jalur Zonasi

BERITA

Trek Ujian Praktik SIM Berubah, Dirlantas Polda Jateng : “Masyarakat Lebih Mudah Lulus Ujian Praktik”

BADAN NEGARA

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Pos Nelu Gelar Pengobatan Gratis di Desa Bakitolas

BERITA

Dukung Keberhasilan Kafilah, Pemko dan Kemenag Padang Serahkan Uang Pembinaan

BERITA

Tiga Pilar Desa Maoskidul Bersinergi Amankan Lebaran 2023

ARTIKEL

Syafrial Kani dan Desrio Putra Ikut Senam Pagi Bersama Group Senam Parak Karambia

BERITA

Warga Kampug Teleng Kelurahan Tabing Banda Gadang Menolak Pembangunan Tower

BERITA

Rico Alviano : PKB Optimis Target 100 Kursi DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota Akan Tercapai