Home / BERITA / HUKUM / NASIONAL

Saturday, 20 May 2023 - 09:07 WIB

Pemerintah Kabupaten Batang Gencar Sosialisasikan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

BATANG, Sinyalnews.com – Pemerintah Kabupaten Batang Menggelar Sosialisasi dan Edukasi tentang Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak, di Aula Kabupaten setempat, pada Jumat (19/5/2023).

Sosialisasi dan edukasi tersebut sebagai tindak lanjut penanganan kasus kekerasan seksual yang terjadi terhadap anak. Tujuan acara ini adalah untuk mengidentifikasi langkah-langkah penanganan yang perlu dilakukan.

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, menyampaikan, “Pada hari ini, kita menindaklanjuti kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada anak-anak di Kabupaten Batang. Kita perlu mengidentifikasi langkah penanganan yang harus dilakukan. “Sejak bulan Agustus 2022, beberapa kasus kekerasan seksual terhadap anak telah terungkap di beberapa lokasi di Kabupaten Batang, yang dilakukan oleh pelaku yang seharusnya menjadi contoh bagi semua orang,” terangnya.

Baca Juga :  Polresta Cilacap Amankan Peringatan Wafat Yesus Kristus 2025

Lani Dwi Rejeki menegaskan, “Kasus ini tidak boleh disembunyikan atau ditutup-tutupi. Kami harus segera menanganinya untuk mencegah bertambahnya jumlah korban. Penanganan terhadap korban dimulai dengan pemeriksaan medis (visum) dan dilanjutkan dengan pendampingan.”

Seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Batang dan Kementerian Sosial, memberikan bantuan kepada keluarga korban. “Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Forkopimda dan tokoh agama membentuk tim untuk melakukan tindakan pertama, yaitu pendampingan secara mental dan psikologis kepada para korban agar dapat mengatasi trauma yang mereka alami,” tegasnya.

Lani juga menekankan pentingnya pemantauan oleh penanggung jawab di setiap wilayah, seperti kepala desa dan kecamatan, untuk mengawasi kegiatan keagamaan di lingkungan mereka. “Jika ada indikasi yang mencurigakan, segera laporkan kepada tim penanganan kekerasan seksual yang telah dibentuk,” tegasnya.

Baca Juga :  “Perempuan Dalam Musik Tradisional Minangkabau : Identitas dan Budaya Matrilineal"

Bagi masyarakat yang menjadi saksi atau korban kekerasan seksual, telah disediakan call center 110 yang dapat dihubungi kapan saja.

Lani menambahkan, “kami juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Batang mengenai penutupan Pondok Pesantren Desa Wonosegoro, namun penutupan akan dilakukan setelah anak-anak kelas 10 dan 11 menyelesaikan ujian sekolah agar mereka dapat pindah sekolah dengan lebih mudah,” tutupnya.

Nampak hadir dalam acara tersebut Kapolres Batang AKBP Saufi Salamun, Kasdim 0736/Batang, Ketua DPRD Batang Maulana Yusuf dan Kejari Batang.

 

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Menhan Prabowo Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2023 di Monumen Pancasila Sakti

ARTIKEL

Kapolres Batang Minta Keterlibatan Semua Pihak dalam Pencegahan Kekerasan Anak

ARTIKEL

Bunda PAUD Pasaman Barat Yakin Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan Berjalan Baik di Pasaman Barat

ARTIKEL

Memperkuat Sinergi dan Mempererat Tali Silahturahmi , Babinsa Menghadiri Undangan Hajatan

BERITA

Hadiri HUT ke-79 Korps Infanteri, Wamenhan M. Herindra Sampaikan Tiga Sasaran Prioritas

BADAN NEGARA

Pasca Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Polda Sumbar Turunkan Personel bantu Penanganan Bencana Alam

BERITA

Perda Ketenagalistrikan Disosialisasikan, Erick Hamdani Tegaskan DPRD Harus Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat

DAERAH

Kompak Anggota TNI POLRI Desa Karangrena Maos Santuni Anak Yatim Piatu