Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / KESEHATAN / KOTA PADANG PANJANG / PERISTIWA / POLITIK / SUMBAR

Monday, 16 March 2026 - 03:43 WIB

Di Rumah Dinas yang Terbuka, Imbral Menyambut Warga: Bukber yang Menghangatkan Hati Anak Yatim

PadangPanjang.Sinyalnews.com.Menjelang waktu berbuka, halaman dan ruang dalam rumah dinas Ketua DPRD Kota Padang Panjang di kawasan Balai-Balai, Minggu (15/3/2026), perlahan dipenuhi warga. Anak-anak yatim duduk bersila bersama masyarakat, menunggu adzan magrib yang sebentar lagi berkumandang. Aroma hidangan sederhana bercampur dengan percakapan hangat yang terasa akrab, seolah rumah itu bukan lagi milik pejabat, tetapi rumah bersama.

Di tengah keramaian itu, Ketua DPRD Padang Panjang, Imbral, SE, tampak berkeliling menyapa satu per satu tamu yang hadir. Ia menyalami warga, menepuk bahu anak-anak yatim dengan senyum yang hangat. Tak ada sekat formalitas, yang terasa hanya kedekatan.

“Rumah ini bukan hanya rumah jabatan. Di bulan Ramadan, rumah ini harus menjadi rumah bagi masyarakat,” ujar Imbral dengan nada sederhana.

Sore itu, kegiatan buka puasa bersama tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Seorang ustaz turut dihadirkan untuk memberikan tausiyah, mengingatkan kembali makna Ramadan sebagai bulan berbagi, bulan memperbaiki diri, sekaligus bulan memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Darman MTC terpilih secara Aklamsi sebagai Ketua DPW IKATIP Sumatera Barat Priode 2023/2028

Dalam tausiyahnya, sang ustaz mengingatkan bahwa menyantuni anak yatim dan berbagi rezeki bukan hanya amal sosial, tetapi juga panggilan hati bagi siapa pun yang diberi amanah dan kelebihan.

“Pemimpin yang dekat dengan anak yatim dan masyarakat kecil adalah pemimpin yang memahami makna amanah,” ujar sang ustaz di hadapan para undangan.

Screenshot

Bagi Imbral, kegiatan ini adalah cara sederhana untuk merawat kedekatan dengan masyarakat. Ia menyebut, jabatan sebagai wakil rakyat seharusnya tidak menciptakan jarak, tetapi justru menjadi jalan untuk lebih peduli terhadap kehidupan warga.

“Anggota DPRD harus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya saat rapat atau sidang, tetapi juga dalam kehidupan sosial. Ramadan ini menjadi momentum untuk berbagi dan mendengar langsung suara masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Kukuhkan Kepengurusan KORMI Kota Pariaman, Gubernur Mahyeldi Ingin Kualitas Kesehatan dan Kebugaran Warga Pariaman Meningkat

Di antara para undangan, sejumlah anak yatim terlihat tersenyum bahagia. Bagi mereka, bukan hanya hidangan berbuka yang terasa istimewa, tetapi juga perhatian yang diberikan.

Screenshot

Seorang warga yang hadir mengaku terharu melihat suasana tersebut. “Jarang kami merasakan suasana seperti ini. Anak-anak yatim diundang, masyarakat duduk bersama. Rasanya hangat, seperti keluarga besar,” katanya.

Saat adzan magrib akhirnya berkumandang, ratusan tangan terangkat memanjatkan doa. Dalam keheningan sejenak itu, terasa bahwa kebersamaan sederhana di rumah dinas tersebut menghadirkan makna Ramadan yang sesungguhnya: berbagi, merangkul, dan menghadirkan harapan.

Screenshot

Di malam yang mulai turun di Kota Padang Panjang, rumah dinas itu menjadi saksi bahwa kepemimpinan tidak selalu ditunjukkan dengan kata-kata besar, tetapi melalui pintu yang dibuka lebar bagi masyarakatnya.(paulhendri

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Pasaman Barat Melalui Dinas Pendidikan Berhasil Meloloskan 96 Orang Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan IX

BERITA

Upaya Stabilisasi, Kodim 0703 Cilacap dan Dinas Pangan Gelar Gerakan Pangan Murah  

BERITA

Antisipasi PETI, Polres Pasaman Barat Terus Gelar Patroli ke Sejumlah Titik Lokasi Tambang Emas Ilegal

BERITA

Bangun Solidaritas dan Kekompakan melalui Olahraga, Polres Pekalongan Gelar Minton Kamtibmas

BERITA

“Raker KONI Tahaun 2022 Digelar “

BERITA

Dr Suharizal: Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Pengadaan Sapi Bunting, Ajukan Eksepsi sebut Dakwaan Jaksa tidak Jelas

BADAN NEGARA

Pelaku Pungli di Jembatan Siti Nurbaya Diserahkan ke Satpol PP

BADAN NEGARA

Menjelang HUT ke-78, Pemprov Sumbar Dapat Kado Spesial Promosi Daerah Gratis dari Hotel Borobudur