Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PENDIDIKAN / SUMBAR

Monday, 22 December 2025 - 20:40 WIB

MBG Tetap Dipaksakan Saat Libur, Wali Murid Protes SPPG Gumala 2 Padang Panjang

PadangPanjang.SinyalnewsPelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang Panjang menuai protes dari wali murid. Di tengah libur sekolah dua pekan, penyedia SPPG MBG Gumala 2 Padang Panjang tetap menyalurkan paket makanan kepada siswa dengan skema satu paket untuk dua hari, yang harus diambil langsung ke sekolah.

Kebijakan tersebut dinilai tidak etis dan mengabaikan kondisi libur sekolah. Sejumlah wali murid menyampaikan keberatan karena anak-anak tetap diminta datang ke sekolah meskipun tidak ada kegiatan belajar mengajar.

“Ini libur, anak kami seharusnya istirahat. Tapi malah disuruh datang ke sekolah. Anak bukan mesin laporan,” ujar Uncu Hen seorang wali murid dengan nada emosional.

Keluhan juga diarahkan pada pembagian menu untuk dua hari dalam satu paket. Wali murid mempertanyakan kualitas dan keamanan makanan jika dikonsumsi tidak pada hari yang sama.

Screenshot

“Kalau makanan itu basi, siapa yang bertanggung jawab? Jangan karena mau kejar laporan, kesehatan anak dipertaruhkan,” kata wali murid lainnya.

Baca Juga :  Menjaga Kesehatan Jiwa: Merawat Hati, Menjemput Cahaya Ilahi

Selain itu, kewajiban menjemput anak ke sekolah selama masa libur dinilai menyulitkan dan tidak beretika. Sejumlah orang tua mengaku harus meninggalkan pekerjaan atau membatalkan rencana bepergian.

“Anak libur, tapi orang tua harus bolak-balik ke sekolah. Ini bukan membantu, tapi membebani,” keluh seorang ibu.

Pihak sekolah pun berada dalam posisi tertekan. Meski libur resmi telah ditetapkan dalam kalender pendidikan, sekolah tetap diminta membuka layanan distribusi MBG. Guru dan tenaga kependidikan hadir di sekolah tanpa menjalankan fungsi pembelajaran.

“Kami libur di atas kertas, tapi tetap harus hadir. Sekolah seperti hanya dijadikan titik distribusi,” ungkap seorang guru.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, Nasrul, menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan ultimatum kepada sekolah maupun pengelola MBG agar tidak mendistribusikan MBG selama libur sekolah.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Kota Padang, Wakili Pemerintah Daerah Terima Jamaah Kloter 12 Padang

“Kami sudah tegaskan, saat libur sekolah tidak ada pendistribusian MBG. Itu sudah kami sampaikan ke sekolah dan pengelola,” ujar Nasrul.

Ia menambahkan, apabila masih ditemukan sekolah atau penyedia yang tetap menyalurkan MBG di masa libur, pihaknya akan melakukan evaluasi dan pengecekan ulang. “Kalau masih ada yang mendistribusikan, nanti kita cek lagi. Akan kita evaluasi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa polemik di lapangan diduga terjadi akibat lemahnya kepatuhan terhadap arahan kebijakan. Program yang dirancang untuk mendukung gizi anak sekolah pun dinilai berjalan tanpa koordinasi yang selaras, sehingga memicu kegelisahan wali murid dan membebani sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Gumala 2 Padang Panjang belum memberikan keterangan resmi terkait alasan tetap dilakukannya distribusi MBG selama masa libur sekolah.ditemui disekolah Mereka katanya hanya bagian pengantar ujarnya .(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Meriahkan HUT RI Ke-78 Tahun, DWP Kemenag Padang Gelar Lomba Red Kreatif

BERITA

Bukan Sekadar Menanam Pohon, Mereka Sedang Menanam Masa Depan

ARTIKEL

Wujudkan Rasa Aman, TNI-Polri Insentif kan Patroli Gabungan di Kab. Puncak Jaya

ARTIKEL

Satgas Yonif 126/Kala Cakti Pos Kombut Berbagi Sembako dan Hangatkan Suasana Lewat Makan Bakso Bersama Warga

ARTIKEL

Terkait Perda RZWP3K, Dinas DKP Sumbar Minta Percepatan Penanganan

BERITA

Polresta Cilacap Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi: 2 Tersangka Ditangkap

ARTIKEL

Dansatgas TMMD Berbagi Cokelat Kepada Anak-Anak, Ciptakan Suasana Hangat di Tengah Kegiatan

BERITA

Wawako Ekos Albar Berharap PKL Dukung Pembangunan Pasar Raya Fase VII