Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI / TNI

Sunday, 27 July 2025 - 11:05 WIB

Aksi Cepat TNI Hadapi Ancaman Bahan Peledak di Republik Afrika Tengah

Puspen TNI-SINYALNEWS. Dalam situasi yang penuh ketegangan dan risiko tinggi, prajurit TNI dari Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-K yang tergabung dalam misi perdamaian PBB MINUSCA kembali menunjukkan ketangguhannya. Mereka bergerak cepat merespons laporan intelijen tentang dugaan keberadaan Improvised Explosive Device (IED) di tiga titik mencurigakan di sepanjang poros jalan Bouzum–Bocaranga, Bouzum, Republik Afrika Tengah, pada Jumat (25/7/2025).
Dengan kesiapsiagaan penuh, pasukan gabungan patroli dan tim Explosive Ordnance Disposal (EOD) TNI langsung dikerahkan ke lokasi. Langkah cepat ini diambil demi menjamin keselamatan masyarakat sipil dan personel misi PBB yang melintasi jalur vital tersebut setiap harinya.
Dalam operasi penuh risiko itu, Satgas Kizi TNI bersinergi dengan Batalyon Kamerun (CMRBATT), melakukan pendekatan kemanusiaan dengan menggali informasi langsung dari warga dan tokoh masyarakat setempat. Hasilnya, satu lokasi mencurigakan berhasil diidentifikasi di dekat Desa Manga ditandai secara tradisional oleh warga dengan tumpukan ranting sebagai sinyal bahaya.
Dengan penuh kehati-hatian dan keberanian, Tim EOD Satgas Kizi melakukan penyisiran menyeluruh menggunakan peralatan deteksi khusus. Setiap jengkal tanah diperiksa dengan seksama dalam radius aman. Ketegangan mereda setelah hasil akhir menunjukkan tidak ditemukannya bahan peledak atau IED di lokasi tersebut. Jalur Bouzum–Bocaranga pun dinyatakan aman dan dapat digunakan kembali.
Komandan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-K Minusca, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., memberikan apresiasi penuh terhadap semangat dan profesionalisme para prajuritnya dalam menghadapi situasi berbahaya tersebut. “Keselamatan warga sipil dan seluruh personel misi adalah prioritas utama kami. Kecepatan bertindak, ketelitian prosedur, dan keberanian dalam operasi ini mencerminkan komitmen TNI untuk selalu hadir di garis depan menjaga perdamaian dan keamanan di wilayah misi,” tegas Dansatgas.
Dengan sikap profesional, responsif, dan humanis, TNI menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya hadir, tetapi berperan aktif menjaga stabilitas dan perdamaian dunia. Misi perdamaian dunia terus menjadi panggilan kehormatan bagi TNI.
#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati #tnikuatrakyatbermartabat

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih

BERITA

Pemprov Sumbar Kirim Rendang Untuk Korban Gempa Cianjur

BADAN NEGARA

Sukses Dorong Transformasi Digital Dalam Organisasi Publik, Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Dapatkan Award dari ABDI

ARTIKEL

Gubernur Mahyeldi: Bicara Pendidikan Kata Kuncinya adalah Guru

BADAN NEGARA

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Upacara 17-an

BERITA

Ketua Umum Peradi Prof. Otto Hasibuan Puji Program Peradi Goes to School

BADAN NEGARA

Polda Jateng Akan Menggelar Operasi Zebra Candi 2023

BERITA

Gubernur Sumbar Buka Pameran MTQ Korpri VI Tingkat Nasional 2022