Home / ARTIKEL / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PENDIDIKAN / SUMBAR

Wednesday, 23 July 2025 - 19:40 WIB

Saatnya Guru SMAN 1 Padang Panjang Dirotasi: Jangan Jadikan Sekolah sebagai Panggung Kekuasaan

Oplus_0

Oplus_0

Oleh Paulhendri (Wartawan)

SMAN 1 Padang Panjang selama ini dikenal sebagai sekolah favorit di Sumatera Barat, tempat banyak siswa berprestasi ditempa. Namun, prestasi formal tak selamanya mencerminkan kondisi internal yang sehat. Suara-suara kritis mulai terdengar dari kalangan wali murid dan tenaga pengajar yang resah melihat beberapa guru yang sudah terlalu lama bertugas tanpa rotasi dan diduga memiliki kedekatan khusus dengan elite kekuasaan.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius. Guru yang terlalu lama berada di satu institusi,  lebih dari 10 atau bahkan 15 tahun , sangat rentan membangun kekuasaan personal. Apalagi bila mereka merasa memiliki “akses khusus” ke pengambil kebijakan, baik di tingkat sekolah maupun pemerintahan daerah. Hal ini menciptakan suasana tidak sehat dalam lingkungan akademik.

Gejala Penyimpangan

Beberapa dugaan penyimpangan mulai menyeruak. Mulai dari ketidak transparan dalam pembagian tugas, pengaruh berlebihan terhadap kebijakan sekolah, hingga praktik intimidatif terhadap siswa atau guru yang bersikap kritis. Walau belum semua terbukti secara hukum, gejala seperti ini tidak boleh dibiarkan berkembang tanpa kontrol.

Baca Juga :  Penjual Sabu di Cilacap Diringkus Polisi

Ada juga laporan bahwa program-program tertentu yang bersifat eksklusif hanya diakses oleh “kelompok dekat” guru tertentu, termasuk proyek ekstrakurikuler, seleksi lomba, bahkan bimbingan beasiswa. Dan masalah tiap tahun PPDB yang diprioritaskan pada anak luar kota dengan konsekuensi ke kos kosan milik guru. Jika hal ini benar, maka sekolah tidak lagi menjadi ruang meritokrasi, melainkan arena loyalitas dan politik kecil-kecilan.

Rotasi Sebagai Solusi

Salah satu solusi konkret adalah menerapkan kebijakan rotasi guru secara berkala, terutama untuk guru yang sudah lebih dari satu dekade bertugas di tempat yang sama. Rotasi bukan bentuk penghukuman, melainkan cara sehat untuk:

-Menjaga objektivitas dan profesionalisme tenaga pendidik

-Mencegah penumpukan pengaruh dalam satu individu atau kelompok

-Memberi kesempatan pada guru lain yang potensial untuk bertumbuh di lingkungan baru

Baca Juga :  Jacob Ereste : Aksi dan Do'a Untuk Hakim MK Agar Kuat dan Berani Memutus Sengketa Pemilu 2024 Secara Adil dan Obyektif

Dinas Pendidikan Sumatera Barat seharusnya segera mengevaluasi struktur penempatan guru di sekolah-sekolah unggulan, termasuk SMAN 1 Padang Panjang, untuk memastikan bahwa tidak ada guru yang “kebal evaluasi” hanya karena kedekatan dengan pejabat.

Sekolah Bukan Alat Kekuasaan

Sekolah adalah ruang mendidik generasi, bukan panggung politik atau arena membangun jaringan kekuasaan. Saat seorang guru merasa tak tersentuh oleh aturan karena dekat dengan penguasa, maka nilai-nilai pendidikan itu sendiri sedang dihancurkan secara perlahan — oleh orang yang seharusnya menjadi penjaganya.

Kita tidak bisa berharap siswa tumbuh dengan semangat jujur, adil, dan demokratis, jika mereka dibentuk dalam lingkungan yang sarat dominasi, rasa takut, dan perlakuan tidak setara.

Sudah saatnya semua pihak , kepala sekolah, dinas pendidikan, pengawas, dan masyarakat , berdiri bersama untuk menata ulang sistem ini. Rotasi guru bukan sekadar strategi administratif. Ini adalah langkah penyelamatan moralitas pendidikan kita.

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Pancasila Sebagai Filter Untuk Mencegah Disorientasi Bangsa Di Masa Depan

BERITA

Dari Dapur Data hingga Panggung Kreativitas: Ketika Perempuan Menjaga Kota dan Anak Muda Menyalakan Masa Depan

BERITA

Panti Asuhan Darul Hadlonah Terima Dukungan Pendidikan dari Polres Batang  

BERITA

Uji Coba One Way Lancar, One Way Akan Diberlakukan Mulai H-3 Sampai H-3  

ARTIKEL

Hari Pertama Tahun 2023 diisi Dengan Subuh Mubarokah

BERITA

Tolak Penyesuaian Tariff Adjustment, Ucok Manurung Bersama Masyarakat Akan Demo di PLN Batam

ARTIKEL

Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL Terima Penghargaan Tertinggi “United Nations Medal”

BERITA

Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara Serah Terima Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya 2023 Etape Keempat