Home / SEPAK BOLA

Thursday, 5 June 2025 - 15:17 WIB

Mengatasi Masalah Sampah, Pemko Padang Panjang Luncurkan Program Gemilang Sehati

Padang Panjang, Sinyalnews.com –  Dipimpin Wali Kota, Hendri Arnis, Pemerintah Kota (Pemko) gelar Apel Bersama dan Aksi Pilih Sampah Plastik dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) 2025 yang diikuti ASN dan non-ASN di Lapangan Bancalaweh, Kamis (5/6).

Pemerintah Kota luncurkan Aksi Gerakan Memilah Sampah, Padang Panjang Sehat dan Tertib (Gemilang Sehati). Program Gemilang Sehati ini di-launching Wali Kota, Hendri Arnis didampingi Wakil Wali Kota, Allex Saputra, Forkopimda, Sekdako, staf ahli, asisten, kepala OPD, camat dan lurah.

Disampaikan Wako Hendri, Gemilang Sehati ini dibagi dalam beberapa tahap. Tahap I sudah terlaksana di sekolah-sekolah di Padang Panjang. Tahap kedua dimulai hari ini yang menyasar perkantoran Pemko dan BUMD beserta ASN dan Non ASN-nya.

Tahap tiga sedang dipersiapkan dan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan sasaran perkantoran non-Pemda, lembaga masyarakat serta rumah tangga.

“Saya ingin menyampaikan, bahwa persoalan sampah sudah menjadi masalah yang sangat kritis di berbagai kota di Indonesia, termasuk di Kota Padang Panjang tercinta ini,” katanya.

Tempat Pemprosesan Akhir Sampah (TPAS) Sungai Andok saat ini sudah dalam kondisi sangat kritis dan tidak lagi mampu menampung sampah yang terus diproduksi masyarakat setiap harinya.

“Karena itu, tidak ada jalan lain, kita semua, tanpa terkecuali, harus mengambil tanggung jawab penuh atas sampah yang kita hasilkan. Sampah adalah tanggung jawab pribadi. Siapa pun kita, setiap hari menghasilkan sampah. Maka, setiap hari pula kita wajib bertanggung jawab atas sampah kita sendiri,” katanya.

Baca Juga :  DITUTUP DENGAN API UNGGUN, MAHASISWA FIK UNP DIKUKUHKAN KEGIATAN KMD PRAMUKA.

Hendri meminta pimpinan OPD untuk memonitor pelaksanaan pemilahan sampah di kantor masing-masing. ASN dan non-ASN wajib menjadi teladan.

“Saya tidak ingin melihat ada sampah yang tidak terpilah di lingkungan kantor pemerintah. Jika saya temukan, saya akan beri teguran langsung dan saya tidak segan untuk memberikan sanksi,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar disosialisasikan pesan pemilahan sampah ke seluruh penjuru kota.

“Saya juga meminta OPD terkait untuk menyiapkan konsep penghargaan (reward) dan sanksi (punishment), baik bagi institusi pemerintah, non-pemerintah, BUMN, BUMD, lembaga sosial, hingga rumah tangga,” sebutnya.

Secara khusus, dirinya meminta seluruh lurah dan ketua RT untuk mengambil peran aktif dalam gerakan ini. “Jadilah ujung tombak edukasi masyarakat. Gunakan forum-forum warga dan kegiatan sosial untuk menyampaikan pentingnya memilah sampah dari rumah,” tutupnya.

Selanjutnya Membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Wako Hendri mengatakan, HLH tahun ini mengangkat tema “Hentikan Polusi Plastik”. Sebuah seruan global yang menegaskan pentingnya aksi kolektif untuk menghentikan krisis plastik yang semakin mengancam ekosistem dan kesehatan manusia.

Baca Juga :  Tanggapan PH Terdakwa Terhadap Penambahan Tim JPU  

Menteri LH menegaskan bahwa peringatan HLH bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen reflektif yang harus diiringi langkah konkret.

“Melalui momentum HLH ini, masyarakat diharapkan mulai menerapkan kebiasaan seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah dan mendaur ulang sampah, serta menghijaukan lingkungan tempat tinggal,” katanya.

Disampaikannya, polusi plastik adalah bom waktu ekologis. Dunia memproduksi lebih dari 400 juta ton plastik setiap tahun, namun kurang dari 10% yang didaur ulang. Di Indonesia, dari 56,6 juta ton sampah pada 2023, hampir 20% adalah sampah plastik. Ironisnya, sebagian besar belum dikelola secara layak.

“Tanpa upaya luar biasa, TPA kita akan penuh pada 2028. Dampaknya serius, dari rusaknya ekosistem laut, ancaman terhadap biota, hingga munculnya mikroplastik dalam air minum dan tubuh manusia,” sampainya.

Wako Hendri juga menegaskan agar semua pihak menyosialisasikan ke seluruh penjuru di Padang Panjang untuk mengurangi sampah plastik. Menggaungkan kebersihan, membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah plastik untuk dibawa ke bank sampah.

“Mulai dari kita sendiri sedari dari sekarang bahwa setiap kita pasti memiliki sampah. Maka dari itu buanglah sampah, pilahlah sampah, mana sampah yang bisa didaur ulang sumbangkan ke bank sampah,” sampainya. (Hp)

 

 

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Sebuah Toko Parfum di Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun Nyaris Ludes dilalap si Jago Merah

ARTIKEL

Subuh Mubarakah, Fadly Amran Calon Wali Kota Padang Ajak jemaah Masjid Raya Pasa Gadang Kuatkan tali silaturahmi

ARTIKEL

“Target” 2024 Turun Menjadi 14%, Kapolres Kebumen Ikut Sosialisasikan Pencegahan Stunting

ARTIKEL

8 Orang Wisatawan Asal Kab Limapuluh Kota Tenggelam di Pantai Air Manis Padang

ARTIKEL

dr. H. Herman Anwar Serahkan Formulir Pendaftaran Menjadi Calon Walikota Padang 2024-2029 ke Partai Nasdem didampingi Tokoh Masyarakat

ARTIKEL

Kampung Wisata Sanjai Juara Lomba Pokdarwis Kota Bukittinggi 2022

ARTIKEL

Satgas TMMD Reguler Ke 121 Desa Pacet Sudah Mulai Kerjakan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni)

ARTIKEL

Jaga Kantor Desa Secara Bergilir, Linmas Desa Pecarikan Mendapatkan Reward dari Muspika Prembun