Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / HUKUM / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / SUMBAR

Wednesday, 21 May 2025 - 09:44 WIB

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, Terima Penghargaan WTP ke-9 Kali Berturut-Turut

Padang Panjang.Sinyalnews.com

Pemerintah Kota Padang Panjang kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk yang kesembilan kalinya secara berturut-turut. Penghargaan ini diserahkan pada Senin, 19 Mei 2025, bertempat di Kantor BPK Perwakilan Sumatera Barat di Padang, dan diterima langsung oleh Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis didampingi ketua DPRD Padang Panjang Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara LHP LKPD 2025.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi dan komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Dalam sambutannya, Walikota Hendri Arnis menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Padang Panjang yang telah bekerja keras dan penuh tanggung jawab.

“Alhamdulillah, ini adalah bukti kerja keras kita bersama. Prestasi ini tidak boleh membuat kita puas, tapi menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih baik lagi ke depan,” ujar Hendri Arnis.

Baca Juga :  Polresta Cilacap Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2023

Hendri juga mengucapkan terima kasih berkat kerja sama tim dalam penyusunan laporan keuangan, baik itu tim pengelola keuangan maupun dari OPD dan juga Inspektorat.

“Kita sudah mendapatkan opini WTP untuk penyusunan laporan keuangan tahun-tahun sebelumnya dan saat ini kita kembali menerima piagam penghargaan WTP, pencapaian WTP dari Kementerian Keuangan. Dan ini merupakan yang ke-9 kalinya kita mendapatkan opini WTP berturut-turut,” terangnya.

Namun demikian, dikatakannya, untuk ke depan perlu menetapkan rencana-rencana strategis untuk penyusunan laporan keuangan ini. Di antaranya menindaklanjuti temuan-temuan BPK tahun sebelumnya.

“Jadi temuan-temuan BPK itu kita tindaklanjuti, kita clear-kan sehingga tidak ada lagi temuan berulang. Kemudian kita upayakan mempercepat penyelesaian permasalahan aset daerah. Ini yang menjadi temuan BPK dalam setiap tahunnya,” pungkasnya

Sementara itu ditempat yang sama Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat, Sudarminto Eka Putra, mengapresiasi upaya Padang Panjang yang mampu mempertahankan opini WTP selama sembilan tahun berturut-turut.

Baca Juga :  Polres Pekalongan Ungkap Tiga Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur, Dua Pelaku Sudah Lanjut Usia

“Padang Panjang menunjukkan komitmen kuat terhadap pengelolaan keuangan daerah yang taat asas dan akuntabel. Ini harus menjadi contoh bagi daerah lain di Sumbar,” tegas Sudarminto.

Dengan pencapaian ini, Kota Padang Panjang semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Sumatera Barat.

Sementara itu, Kepala BPKD, DR Winarno mengatakan, WTP untuk kesembilan ini adalah semacam cambuk atau motivasi untuk meningkatkan kinerja sesuai yang diamanatkan negara dan masyarakat. Memang, di sektor sistem pengelolaan keuangan negara ini bagian keuangan sangat dituntut ekstra hati-hati dalam bekerja.

“Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik antar-OPD, sistem pengelolaan keuangan kita dapat berjalan baik sesuai aturan,” terang Winarno. (Paulhendri)

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Minibus Tabrak Truk Tangki LPG di Cilacap, 2 Orang Luka Luka

ARTIKEL

Edy Oktafinadi, Terima Tim Monev Pengelolaan Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Kemenag RI

ARTIKEL

Peran Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW di Perbatasan

ARTIKEL

Mantap! PKM MAN 2 Padang Sabet 2 Juara di LKBB se Sumbar dan Riau

BERITA

Dari Ruang Kelas ke Masa Depan Bangsa Jejak Guru, Harapan Indonesia

BERITA

Ikuti Rakernas 2023 Kepala Kemenag Kota Padang dan Jajaran melalui Zoom Meeting Siap Jalankan Intruksi Menag

ARTIKEL

423 JCH Kloter Perdana Bertolak ke Tanah Suci Mekah

ARTIKEL

Peduli Kemanusiaan, Tenaga Kesehatan TNI Tangani Korban Gaza Di Mesir