Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / HUKUM / NASIONAL

Monday, 22 July 2024 - 19:34 WIB

Kapolda Sumbar buka Diktukba Polri Gelombang II T.A 2024, Ini yang Disampaikan Kapolda Sumbar kepada Siswa Diktukba

PADANG| SINYALNEWS.COM – Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH menghadiri sekaligus menjadi upacara inspektur dalam rangka pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang II TA 2024 di SPN Polda Sumbar, Senin (22/7).

Hal ini ditandai dengan pemasangan tanda pangkat siswa oleh Irjen Pol Suharyono kepada salah satu perwakilan siswa Diktukba Polri dari 271 siswa yang mengikuti pendidikan di SPN.

Kegiatan ini dibawakan juga oleh Wakapolda Polda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH, Forkopimda Sumbar (diwakili), Pejabat Utama Polda Sumbar, para Kapolres, Wakil Ketua Bhayangkari Polda Sumbar Ny. Reni Gupuh Setiyono, Pengurus Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menyampaikan amanat Kalemdiklat Polri Komjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si dimana dalam suasana yang penuh dengan rasa syukur, selaku Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, mengucapkan selamat atas keberhasilan saudara yang telah dinyatakan lulus dan ditetapkan menjadi peserta didik pada program pendidikan pembentukan Bintara dan tamtama Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024 .

“Selamat datang di lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, tempat para peserta didik sekalian akan menimba ilmu, dididik, ditempa dan dilatih selama 5 Bulan ke depan untuk menjadi insan Bhayangkara yang profesional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik,” ucap Kapolda Sumbar.

Lanjut Irjen Pol Suharyono, keberhasilan yang telah saudara raih saat ini, merupakan berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, serta hasil dari perjuangan panjang melalui ketekunan, keuletan, dan kesungguhan, yang juga tentunya tidak lepas dari doa serta dukungan orang tua dan keluarga.

Baca Juga :  Polda Jateng Akan Menggelar Operasi Zebra Candi 2023

“Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan yang berharga ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu pengetahuan, keterampilan serta menambah wawasan tentang kepolisian secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Kapolda menyampaikan, sebagai calon anggota Polri, selama menjalani pendidikan tentunya akan dihadapkan dengan berbagai hal baru, yang tersusun dalam rangkaian kegiatan pendidikan dan latihan yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental. “Saya percaya, dengan tekad yang kuat kalian dapat mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendidikan ini dengan baik,” ujar Kapolda.

Kemudian katanya, selama menjalani proses pendidikan, peserta didik akan terbentuk mental dan kepribadian yang berkarakter kebhayangkaraan, memahami doktrin Tribrata dan Catur Prasetya. Tentunya hal ini akan mengubah sikap dan perilaku masyarakat umum menjadi personel Polri yang berkarakter bhayangkara yang selalu menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu, para peserta didik juga akan diberikan berbagai pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknis dan taktis profesi kepolisian, serta pelatihan jasmani agar nantinya memiliki kualitas fisik yang prima.

Oleh karena itu kata Irjen Pol Suharyono, agar ikuti seluruh aturan dan petunjuk serta Arah para Gadik, Instruktur dan Pengasuh yang akan mendampingi kalian selama pendidikan.

Baca Juga :  Dekan FMIPA paparkan Visi Misi Rektor UNP, Dr.Yulkifli, M.Si akan siapkan menjadikan Universitas Unggul, Bermatabat dan bereputasi Global.

Oleh karena itu pendekatan pendidikan di lingkungan kepolisian memiliki peran yang sangat penting, dalam mempersiapkan para calon anggota Polri Untuk Menghadapi Tugas Dan Tanggung Jawab Yang Kompleks. Di sini, kita tidak hanya membentuk sikap profesionalisme, tetapi juga mengasah sikap kepemimpinan, etika, dan keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk melayani masyarakat dengan baik,” ungkapnya.

Kapolda menerangkan, pembentukan pendidikan menjadi aspek penting guna mewujudkan institusi Polri yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (PRESISI). Untuk mencapai hal tersebut, maka seluruh komponen pendidikan, mulai dari siswa, tenaga pendidik maupun komponen pendidikan lainnya, harus dapat bekerja sama dan membangun sinergitas secara menyeluruh, utuh serta berkesinambungan dalam rangkaian proses belajar mengajar. Agar dapat berjalan efektif dan efisien sesuai yang diharapkan.

Pendidikan ini bukanlah sekedar proses belajar mengajar, namun sebuah perjalanan yang akan membentuk karakter sebagai seorang polisi yang memiliki jiwa pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Proses pendidikan yang relatif singkat harus dirancang secara baik dan benar, dengan prinsip mengutamakan kualitas dan keberhasilan dan integritas saudara sebagai seorang anggota Polri sangat terkait dengan individu saudara yang memiliki integritas, nilai-nilai moral yang kuat, dan ketaatan terhadap hukum. Sehingga juga akan menentukan wajah dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri, ujarnya.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Optimalkan Pelaksanaan Tugas Pokok TNI, Panglima TNI Mutasi 36 Perwira Tinggi TNI

BERITA

Dua Taruna Akpol Harumkan Nama Indonesia Lewat Karya Ilmiah

BERITA

Pejabat Wali Nagari Kajai Kecamatan Talamau Resmi Berganti

BERITA

Dugaan Pungli SMAN 2 Padang Panjang Masuk Meja Kejaksaan

ARTIKEL

Babinsa Koramil 07/Maos Laksanakan Pengamanan Pawai Karnaval Grebeg Suro

BERITA

GEBRAKAN KARUTAN BARU: PERANG TERBUKA DI BALIK TERALI, ZERO HALINAR DIUJI BUKAN SEKADAR SEREMONI

ARTIKEL

Polresta Cilacap Tangani Kasus Persetubuhan Anak Kandung di Majenang, Pelaku Langsung Ditahan

ARTIKEL

Siswi Disabilitas Sekolah Polisi Wanita Lemdiklat Polri itu juara Muaythai Putri