PADANG, SINYALNEWS.COM – Karena masih belum juga menemui titik terang terkait proses hibah tanah LIK Ulu Gaduik sampai saat ini, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengutus Kadis Perindag, Novrial untuk melakukan klarifikasi langsung ke Kementerian Perindustrian RI pada tanggal 1 November 2023 lalu.
Diterima langsung oleh Kasduni, Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Perindustrian RI, ditanyakan status hibah tanah khususnya terkait lokasi yang sudah dimanfaatkan oleh UPTD Perekayasaan Logam dan UPTD Pengolahan Minyak Atsiri Disperindag yang masih juga belum terwujud.
“Kemenperin RI berjanji segera akan mengirimkan staf untuk melakukan pengukuran lahan khususnya lokasi HPL No.1 yang di dalamnya terdapat 59 HGB yang segera akan ditata ulang sebagai aset Kemenperin terlebih dahulu dan kemudian baru dihibahkan ke Pemprov. Sumatera Barat” ujar Novrial, di ruang kerjanya, Jumat (10/11/2023).
Di lokasi yang sama juga terdapat beberapa aset yang saat ini dimanfaatkan oleh beberapa pihak, namun sesuai perjanjian akan dikembalikan pada Kemenperin untuk selanjutnya akan dimanfaatkan untuk relokasi SMTI yang saat ini berlokasi di Jalan Juanda dan tidak bisa dikembangkan lagi.
“Gubernur mendukung rencana relokasi sekolah kejuruan ini untuk melahirkan tenaga-tenaga siap pakai yang diharapkan akan mampu menjadi enterprenuer muda dimasa yang akan datang” tutur Novrial.
(Marlim)














