PADANG, SINYALNEWS.COM – SMA Negeri 14 Padang merupakan salah satu Sekolah di Kota Provinsi Sumatra Barat yang berlokasi di kawasan pinggiran kota Padang. Sekolah ini berhasil menerapkan projek profil pelajar Pancasila dengan mengambil tema kewirausahaan.
Kepala SMAN 14 Padang, Evidel, S.Pd , mengatakan untuk projek profil pelajar Pancasila, SMAN 14 Padang memilih tema kewirausahaan dengan belajar membuat makanan tradisional Minangkabau.
“Kita ingin ikut melestarikan makanan tradisional Minangkabau, oleh sebab itu bapak harapkan kepada anak-anak semua agar belajar sungguh-sungguh, sampai ananda semua menguasai cara pembuatan dan bahan yang harus disiapkan dalam pembuatan kue tradisional minang pada hari ini” ujar Evidel saat acara berlangsung. 
Ia mengatakan, pembelajaran berbasis projek (project based learning) seperti membuat makanan tradisional minangkabau dengan metode pembelajaran lain di kelas. Menurutnya, pembelajaran berbasis projek lebih menyenangkan bagi siswa. “Ketika projek, siswa menganggapnya seperti main-main, padahal sebenarnya mereka kita nilai saat mengerjakan sesuatu, jadi ada proses yang kita nilai,” katanya.
Projek siswa SMAN 14 Padang belajar membuat makanan tradisional Minangkabau menjadi karya yang memiliki nilai jual tersebut membuat nama SMAN 14 Padang menjadi lebih dikenal masyarakat. Minarni guru pendamping kegiatan menuturkan, dengan adanya kegiatan ini, maka diharapakan makanan tradisional ini tidak hilang tertelan zaman” ucap Minarni.
Tema kewirausahaan menjadi salah satu dari tujuh tema pilihan untuk diangkat dalam projek profil pelajar Pancasila. Keenam tema lainnya yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Bhinneka Tunggal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raganya, Suara Demokrasi, dan Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI. 
Dalam tema kewirausahaan, peserta didik merancang strategi untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal. Kegiatan dalam projek ini bisa berupa kegiatan ekonomi rumah tangga, berkreasi untuk menghasilkan karya bernilai jual, atau kegiatan lain yang ditindaklanjuti dengan proses analisis dan refleksi dari hasil kegiatan peserta didik. Projek ini diharapkan bisa menumbuhkembangkan kreativitas dan budaya kewirausahaan untuk peserta didik. Selain itu, peserta didik juga dapat membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas.
(Marlim)














