Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 11 August 2023 - 15:00 WIB

Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan yang di Ajukan Terdakwa 

PADANG, SINYALNEWS.com,- Sidang kasus dugaan pemalsuan terhadap surat-surat kendaraan yang menjerat terdakwa Budiman (58) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Padang.

Sidang yang diketahui oleh Eka Prasetya Budi Dharma, pada Kamis (10/8) beragendakan pembacaan putusan sela dari majelis hakim.

Dalam sidang tersebut Majelis hakim menolak Eksepsi dari PH Budiman, namun untuk pengajuan permohonan penangguhan yang diajukan oleh terdakwa Majelis hakim menerima dengan putusan menjadi tahanan kota.

Menanggapi hal tersebut, terdakwa Budiman sangat bersyukur.

“Alhamdulillah trimakasih, kepada majelis hakim yang telah mengabulkan permohonan saya menjadi tahanan kota,”katanya, ketika diwawancarai melalui via telepon, Jumat (11/8).

Baca Juga :  Meningkatkan Profesionalisme, Taruna AAL Tingkat IV Korps Pelaut Lattek Mantak dan Proskomtis

Dijelaskan, bahwa alasan mengapa dirinya ditahan, karena alasan subjektif, yaitu melarikan diri, mengulangi perbuatan yang sama, dan menghilangkan barang bukti.

“Rasanya tidak mungkin kalau, saya akan melarikan diri, rumah saya jelas, jarak rumah dengan Pengadilan Negeri Padang dekat. Tidak mungkin pula saya menghilangkan barang bukti, kan sudah kejaksaan, apalagi mengulangi perbuatan yang sama kan sudah lama kejadiannya,” ujarnya.

Budiman juga mengaku, bahwa pada P21 ia telah mengajukan tahanan namun ditolak.

“Tetapi pada waktu persidangan dimulai saya, juga telah mengajukan permohonan penangguhan tahanan kepada majelis hakim sebanyak tiga kali. Alhamdulillah majelis hakim mengabulkannya,”

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Melepas Keberangkatan Presiden RI Joko Widodo Menuju Jakarta

“Kita minta jaminan kepada anak dan istri, Alhamdulillah dikabulkannya,” imbuhnya.

Budiman mengucapkan terimakasih kepada majelis hakim dan juga kepada kejaksaan.

“Saya sangat berterima kasih banyak” ucapnya.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) disebutkan pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) provinsi Sumbar, terdakwa melakukan pemalsuan surat surat kendaraan yang mengakibatkan PT. Andalas Bara Sejahtera (ABS) mengalami kerugian sebesar Rp130.000.000.

“Perbuatan terdakwa sebagai mana diatur dalam pasal 263 ayat 1 KUHP, subsider 263 ayat 2 KUHP,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi saat membacakan dakwaannya kemaren.

**

Share :

Baca Juga

BERITA

Satuan Resnarkoba Polres Pasaman Barat Gagalkan Penyulundupan Narkotika Jenis Ganja Kering Seberat 12 Kg

BERITA

Meski Hujan, Semangat Simpatisan Tak Luntur Hadiri Kampanye Akbar Hendri Arnis – Allex

ARTIKEL

Kembangkan Lampu Hias dan Furniture, Karang Taruna Kelurahan di Batam Dapat Dana Stimulus Kemensos

BERITA

Meriahkan Peringatan Hari Bhayangkara ke 77, Polda Jateng Gelar Olahraga Bersama TNI Polri

ARTIKEL

KN Kuda Laut-403 Berhasil Selamatkan Nelayan Korban Luka Bakar

ARTIKEL

DPW PMPI SILATURAHIM KE WAGUB JAWA TENGAH DPW PMPI JATENG SAMPAIKAN AMANAT PENDIRI PETANESIA  

BERITA

14 Unit Sepeda Motor Terbakar di Lahan Parkir SD Qur’an Ar Risalah Air Dingin

ARTIKEL

Kodim 1710/Mimika Gelar Upacara Pembukaan TMMD Reguler ke-124 di Kampung Pigapu