Bukittinggi, Sinyalnews.com, – Sesosok jenazah laki-laki telah membusuk ditemukan di dalam rumah di Pabelokan kelurahan Pakan labuah kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) kota Bukittinggi, Jum’at (30/6/2023) sekitar pukul 18.00 WIB.
Jenazah tersebut, diyakini berjenis kelamin laki-laki bernama Erizal (56) tahun, suku Sikumbang pekerjaan sehari-hari sebagai tukang ojek.
Berawal dari laporan saksi Irdawati (59) tahun seorang ibu rumah tangga ia datang kerumah korban dan mengetuk pintu rumah korban serta memanggil namun tidak ada jawaban dari dalam rumah, kemudian saksi Irdawati memanggil saksi ke 2(dua) Hamdi (47) tahun warga Pabelokan RT 2 RW 5 Kel pakan labuah.
Selanjutnya saksi Hamdi mencoba mengintip dari jendela untuk mencari tau ternyata korban sudah tergeletak di atas tempat tidur sudah tidak bergerak lagi, saksi HAMDI segera memanggil Erismal (58) tahun yang merupakan kakak kandung korban.
Erismal masuk kedalam rumah dan melihat serta memeriksa korban yang ternyata sudah meninggal dunia.
Kemudian pihak keluarga menghubungi lurah pakan labuah, Bhabinkamtibmas pakan labuah dan mendatangi TKP bersama piket Reskrim dan INAFIS serta memanggil dokter.
pihak keluarga menyatakan untuk tidak di lakukan Visum dan mengatakan agar korban segera di makamkan.
Camat ABTB Hastine yang menerima laporan langsung mendatangi rumah korban. Ia menyampaikan, penyelenggaraan jenazah malam ini juga akan diselesaikan.
“Alhamdulillah partisipasi dan dukungan dari warga sekitar sangat tinggi. Terimakasih juga disampaikan kepada tim medis, reskrim dan inafis, serta PMI yang turut serta membantu kami di lapangan,” kata Hastine.
Sementara itu, Lurah Pakan Labuah Suhendra mengatakan, memang benar, pihak keluarga tidak mau dilakukan visum terhadap korban karena mereka telah ikhlas dengan kejadian tersebut.
“Pihak keluarga setuju untuk membuat surat pernyataan dengan polsek kota tentang tidak melakukan visum, alhamdulillah sekira jam 23.00 WIB jenazah telah dikebumikan,” ujar Lurah itu.
Terpisah, ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Bukittinggi H. Chairunnas mengatakan, kita PMI dapat info dari masyarakat sekitar usai shalat isya.
“Relawan langsung berangkat ke lokasi dan di lokasi sudah ada Inafis, lurah dan masyarakat, lalu minta bantu kepada relawan PMI untuk diselenggarakan pemakaman malam ini juga,” ucapnya.
“Alhamdulillah sekitar jam 22.30 sudah siap semua,” tambah Chairunnas.
“Relawan PMI Bukittinggi sesuai dengan tugas dan kewajiban serta hastag PMI Peduli dan PMI Siap Bantu PMI Bersama untuk Kemanusiaan apapun untuk masalah kemanusiaan, kita asal mendapat laporan langsung bergerak,” tegas ketua PMI Bukittinggi.
(An/Al)













