Home / BERITA / NASIONAL

Wednesday, 24 May 2023 - 16:01 WIB

Kader Kesehatan Didorong Jadi Pelopor Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik

Kota Pekalongan – Sinyalnews.com-Sebagai upaya mencegah merebaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di masyarakat, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melatih 300 kader kesehatan terkait Pelatihan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik yang berlangsung di Aula TP-PKK setempat, pada 22 – 24 dan 29 Mei 2023.

Kepala Dinkes Kota Pekalongan melalui Sub Koordinator Pengendalian Penyakit pada Dinkes setempat, Opik Taufik, pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat khususnya kader kesehatan untuk turut serta dalam pencegahan penyakit DBD.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang kedua terkait pelatihan gerakan 1 Rumah 1 Jumantik bagi kader kesehatan di Kota Pekalongan. Kemarin sudah menyasar kader Kecamatan Pekalongan Barat, kali ini Kecamatan Pekalongan Timur, kemudian dilanjutkan Kecamatan Pekalongan Selatan, dan terakhir di Kecamatan Pekalongan Utara,” ucap Opik usai kegiatan pelatihan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik di Aula TP-PKK Kota Pekalongan, Selasa (23/5/2023).

Baca Juga :  Dari Laka Laut, Polda Jateng Ungkap TPPO 447 Orang Sebagai ABK Kapal

Opik berharap, kader kesehatan ini bisa menjadi pioneer dan pelopor gerakan 1 rumah 1 jumantik yang selanjutnya bisa diteruskan ke masyarakat sekitar. Pihaknya menyebutkan, kasus DBD di Kota Pekalongan pada tahun 2021 lalu ada 39 kasus, meninggal dunia 3 , Tahun 2022 meningkat menjadi 126 kasus dan 3 orang diantaranya meninggal dan tahun 2023 hingga saat ini sudah ada 38 kasus, 2 orang diantaranya meninggal karena DBD.

Lanjutnya, adapun upaya pencegahan DBD bisa dilakukan dengan penerapan 5M, yaitu mengubur barang bekas yang dapat menampung air, menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi, menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air yang sulit dibersihkan dan mengganti air di vas bunga.

Baca Juga :  Patroli Dilanjutkan Dengan Ngopi Bareng, Babinsa Serda Purwanto Komsos Bersama Warga

“Kami berharap, angka kesakitan DBD bisa terus ditekan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ke depan, dibawah supervisor jumantik puskesmas, kader kesehatan ini bisa mengaplikasikan ilmu pelatihan ini dan bisa menyampaikan informasi pencegahan DBD ini ke masyarakat sekitarnya, sehingga kasus DBD bisa terus dikendalikan. Jaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, kalau semua sehat dan bersih, InshaAllah aman dan terhindar dari DBD maupun penyakit lainnya,” pungkasnya.

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 38 Perwira Tinggi TNI 

ARTIKEL

Panglima TNI Mutasi 38 Perwira Tinggi TNI

BERITA

Pantau Mudik Lebaran Babinsa Koramil 07/ Maos Monitoring Di Stasiun Maos   

BERITA

Ketua DPRD Padang Dukung Rehabilitasi Mushalla PWI Sumbar

ARTIKEL

Ikatan Alumni Polliteknik ATIP (IKATIP) Serahkan Bantuan Tedmon Air Bersih di Kuranji 

ARTIKEL

Kemenag Kota Padang Gelar Rapat Evaluasi Triwulan I Tahun 2025

ARTIKEL

Editorial” Di Reruntuhan Kita Tersadar, Saat Kota Harus Berani Bercermin

BERITA

Ketua TP-PKK Pasbar Hadiri Pelantikan Pengurus PKK Nagari Situak Ujung Gading