Home / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA / TINDASAN PENA

Monday, 8 July 2024 - 08:19 WIB

Nama Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi Ikon Mesjid Raya Sumbar

PADANG SINYALNEWS.COM – Masjid ikonik yang ditugaskan menjadi pusat pembelajaran adat dan agama di Sumatera Barat resmi menyandang nama Syeikh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

“Pada peringatan tahun baru 1 Muharram 1446 H, nama masjid ini secara resmi adalah Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumatera Barat,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di Padang, Minggu (7/7).

 

Gubernur menyampaikan hal itu saat prosesi peresmian nama masjid yang dihadiri langsung oleh 58 orang keturunan Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

Dikatakannya masjid yang berdiri di atas lahan seluas ±7,5 hektar tersebut awalnya dibangun oleh Gubernur Sumbar periode 2005-2009, Gamawan Fauzi pada
tahun 2006.

Masjid itu difokuskan menjadi kawasan Islamic Center di
Ibukota Provinsi Sumbar, Padang. Saat ini, belum ada Islamic Center yang representatif di Padang.

Desain bangunannya kemudian dirancang dan dimenangkan oleh Arsitek Rizal Muslimin, sedangkan pelaksana pembangunan oleh Total Bangun Persada.

Baca Juga :  BPSDM Prov. Sumbar Peringkat 1 LPPBJ Penyelenggara Pelatihan Fungsional & Okupasi Terbaik Kategori Pemerintah Tahun 2024

Desain arsitektur masjid ini unik, terinspirasi dari bentuk bentangan kain yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk mengusung batu Hajar Aswad dan sudut lancip keempat tiangnya sekaligus mewakili ciri khas gonjong Rumah Gadang.

Mahyeldi menyebut peletakan batu pertama pembangunan masjid itu dilakukan pada Desember 2007 dan secara bertahap selesai pada tahun 2012, dilaksanakan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan Masjid yang secara bertahap selesai pada tahun 2012 pada masa pemerintahan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Masjid itu kemudian dikenal dengan nama Masjid Raya Sumatera Barat. Namun mengacu pada tipologi
masjid berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 394 Tahun 2004 bahwa masjid yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi dan berada di Ibukota Provinsi disebut
Masjid Raya, maka Masjid Raya Sumatera Barat belum secara resmi memiliki nama. Baru sebatas penyebutan tipologi masjid yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga :  Kadis Pendidikan Sumbar Lepas Zahran Nizar Fadhlan Siswa SMAN 1 Padang Menuju Lomba Fisika Internasional 2024 di Iran

“Maka hari ini setelah berkomunikasi intens dengan ahli waris, nama Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi disematkan sebagai nama masjid,” katanya.

Mahyeldi mengatakan dengan penamaan itu, ke depan juga akan dilanjutkan rencana sebagai pusat pembelajaran adat dan agama Islam serta pusat ekonomi halal di Sumbar.

Peresmian nama masjid itu juga dihadiri oleh Gubernur Sumbar periode 2005-2009, Gamawan Fauzi, Gubernur Sumbar periode 2010-2021, Irwan Prayitno, Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazhar, tokoh adat dan tokoh masyarakat Sumbar.

Bersamaan dengan peresmian nama masjid juga diluncurkan buku tentang sejarah Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi karya Hasril Chaniago serta buku novel yang berkaitan dengan sejarah Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang ditulis Khairul Jasmi.(adpsb/marlim)

Oplus_0

Share :

Baca Juga

BERITA

Personel terlatih untuk Pengawalan Melekat Delegasi AEM telah di siapkan Polda Jateng

ARTIKEL

Jelang HUT Ke-79 TNI AU, Danlanud Sultan Hasanuddin Gelar Anjangsana Kepada Ketua PPAU Cabang 50 Makassar

ARTIKEL

SEORANG PEMANCING DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA AKIBAT TERPELESET DI SUNGAI GOMBONG

ARTIKEL

Keluarga Memiliki Peran Penting Dalam Rangka Membentengi Penyalahgunaan Narkoba

BERITA

Danramil 07/ Maos Dan Forkopincam Laksanakan Panen Raya Padi Varietas Protan

BERITA

Inilah Tanggapan Positif Warga Masyarakat Desa Selumbung Dengan Adanya TMMD Ke-119 Kodim 1623/Karangasem

BERITA

Api di Malam Ramadan: Kepanikan di Tanah Bato, Harapan di Serambi Masjid

BERITA

Warga Berharap ISMAIL NOVENDRA SH Praksi PKB NO urut 7 Bisa Mewakili Masyarakat Ditingkat DPRD provinsi Sumbar dapil 1 kota PadangĀ