Home / BERITA / DAERAH / KEMENTERIAN / KOTA PADANG / SUMBAR

Monday, 19 October 2026 - 07:07 WIB

Humas Bergerak, Generasi Terlindungi: Yasril Apresiasi Publikasi Talk GME

PADANG, SINYALNEWS.COM — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., MA, mengapresiasi kerja Tim Humas dalam menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya kesehatan mental generasi muda melalui kegiatan Talk GME, hasil kolaborasi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat.

Apresiasi tersebut menegaskan bahwa peran Humas tidak sebatas publikasi dan dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi jembatan informasi yang mampu membangun kesadaran masyarakat serta mendorong kepedulian terhadap persoalan publik.

Kegiatan deteksi dini dan penanganan awal gangguan mental emosional melalui aplikasi Talk GME melibatkan 150 siswa Madrasah Aliyah Negeri se-Kota Padang. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (18/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2026.

Tim Humas yang terlibat dalam publikasi kegiatan tersebut di antaranya Zarisman Tanjuang, Syahrani Surti Pane, Yaspardi, Rahmatullah, Donny Ariadi, Dadang Danubrata, dan Dayat.

Melalui publikasi yang informatif dan bertanggung jawab, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini, pendampingan yang tepat, serta penghapusan stigma terhadap persoalan kesehatan mental.

Humas Bukan Sekadar Menyampaikan Informasi

Dalam konteks pelayanan publik, Humas memiliki peran strategis untuk menjelaskan tujuan program, manfaat bagi masyarakat, serta langkah yang dapat dilakukan setelah kegiatan berlangsung.

Baca Juga :  Isi Bulan Suci Ramadhan Dengan Kegiatan Ibadah, Koramil 1710-03/KK Bagikan Takjil Gratis Kepada Masyarakat

Pada kegiatan Talk GME, substansi pemberitaan bukan hanya jumlah peserta atau pelaksanaan kegiatan, melainkan upaya bersama dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung kesehatan mental remaja.

Informasi mengenai kesehatan jiwa perlu disampaikan secara akurat, mudah dipahami, dan tidak menimbulkan stigma. Hasil skrining juga harus dipahami sebagai langkah awal untuk mengenali kebutuhan pendampingan, bukan sebagai pengganti diagnosis profesional.

Karena itu, kerja Humas menuntut ketelitian, kepekaan, kreativitas, serta tanggung jawab dalam menyajikan informasi. Perlindungan privasi siswa dan kerahasiaan data menjadi bagian penting dari komunikasi publik yang beretika.

Sejalan dengan Semangat Asta Protas Kementerian Agama

Publikasi Talk GME juga memiliki relevansi dengan upaya mendukung pendidikan bermutu, penguatan karakter, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemanfaatan teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pendidikan bermutu tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga memperhatikan perkembangan peserta didik secara utuh. Remaja membutuhkan lingkungan belajar yang aman, dukungan emosional, serta akses terhadap bantuan yang sesuai ketika menghadapi persoalan.

Madrasah dapat memperkuat nilai empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial melalui edukasi yang mendorong perilaku saling menghormati, menolak perundungan, serta mendukung teman yang membutuhkan pertolongan.

Baca Juga :  Jacob Ereste : Membajak Partai Golkar Artinya Jelas Mengkudeta Demokrasi Indonesia

Sinergi RSJ HB Saanin dan Kanwil Kemenag Sumbar menjadi contoh pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dukungan teknologi melalui Talk GME dapat membantu proses skrining awal, sedangkan komunikasi publik memperluas pemahaman mengenai manfaat dan batasan layanan tersebut.

Publikasi Harus Menghadirkan Dampak

Di tengah derasnya arus informasi digital, kecepatan publikasi harus tetap diimbangi ketepatan fakta dan kepatuhan terhadap etika pemberitaan.

Berita yang berkualitas tidak harus menggunakan kalimat sensasional. Ketajaman justru terlihat ketika pemberitaan mampu mengungkap persoalan mendasar, menjelaskan manfaat program, dan mendorong kepedulian masyarakat.

Dalam isu kesehatan mental remaja, pesan yang perlu terus diperkuat adalah bahwa meminta bantuan bukan tanda kelemahan, kesehatan jiwa tidak patut distigmatisasi, dan pendampingan harus diberikan sesuai kebutuhan melalui tenaga profesional yang kompeten.

Apresiasi terhadap Tim Humas menjadi pengingat bahwa komunikasi publik merupakan bagian penting dari keberhasilan pelayanan pemerintah. Humas yang bergerak dengan informasi yang benar dan bertanggung jawab dapat membantu membangun masyarakat yang lebih sadar, peduli, dan terlindungi.

HarisTJ

Share :

Baca Juga

BERITA

Anies Harap Relawan Sumbar Siap Kerja Keras Untuk Kemenangan

ARTIKEL

Jumat Berkah, Satgas Yonif 715/Mtl Dengar Keluhan dan Curhatan Hati Masyarakat

BERITA

Polres Kebumen Lakukan Perjanjian Kerjasama dengan PT Bank Mandiri Persero

BERITA

Danramil 07/Maos Hadiri Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar Gerakan Pemuda Ansor  

ARTIKEL

Kilas Balik Sosok Erin Zelia Nawawi, Pemilik Suara Emas Juara Pertama MTQ Internasional Mazamir Daoud ke-8 di Aljazair

ARTIKEL

Perguruan Tapak Suci Putra Muhammadiyah Cabang Dadok Tunggul Hitam Kunjungan Silaturahmi Perguruan Tunas Muda Padang Sarai

BERITA

Danrem Berikan Apresiasi Kepada Insan Pers

ARTIKEL

Wagub Audy Motivasi Lulusan Politeknik LP3I Padang untuk Terus Pacu Kompetensi diri