PadangPanjang.Sinyalnews.com-Menjelang akhir Ramadhan dan semakin dekatnya Idul Fitri 1447 Hijriah, denyut aktivitas di kawasan pasar Padang Panjang terasa kian menggeliat. Arus kendaraan merayap di sejumlah ruas jalan sekitar pasar, sementara pengunjung berdesakan di lorong-lorong lapak pedagang untuk melengkapi kebutuhan Lebaran.
Keramaian ini diduga dipicu oleh mulai berdatangannya warga perantauan dari berbagai daerah yang pulang kampung menjelang hari raya. Tradisi mudik setiap tahun menjadikan pasar kota berhawa sejuk itu sebagai pusat pertemuan antara warga lokal dan para perantau yang kembali ke kampung halaman.
Di tengah padatnya arus lalu lintas, aparat kepolisian bersama petugas pengamanan Ramadhan tampak sibuk mengurai kemacetan. Dengan peluit dan isyarat tangan, mereka mengatur kendaraan yang datang silih berganti agar arus tetap bergerak dan aktivitas masyarakat berjalan lancar.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Jef Raymon, membenarkan bahwa intensitas pengunjung meningkat cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. “Memang ada peningkatan yang cukup tinggi menjelang Lebaran. Banyak perantau sudah mulai pulang, sehingga aktivitas di pasar menjadi lebih ramai. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang datang berbelanja,” ujarnya.
Salah seorang pengunjung pasar, Rina (38), mengaku sengaja datang lebih awal untuk menghindari kepadatan yang diperkirakan akan semakin memuncak menjelang hari raya.
“Ramainya luar biasa, hampir seperti lautan manusia. Tapi menjelang Lebaran memang begini suasananya. Kami hanya berharap harga jangan naik terlalu tinggi dan semua orang bisa berbelanja dengan nyaman,” katanya sambil menenteng beberapa kantong belanja.
Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas pasar agar memberikan pelayanan yang baik, jujur, dan humanis kepada masyarakat, terutama di penghujung Ramadhan ini.
Ia menegaskan bahwa pedagang, petugas parkir, petugas pasar hingga petugas di jalan raya harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang datang berbelanja kebutuhan Lebaran.
“Jangan sampai ada pungutan liar, baik di dalam pasar maupun di area parkir. Pedagang juga diingatkan agar tidak menaikkan harga secara berlebihan yang dapat memberatkan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, Ramadhan dan menjelang Idul Fitri seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat nilai kejujuran dan kepedulian terhadap sesama, bukan justru mengambil kesempatan dari keramaian yang ada.
Di tengah riuhnya kendaraan dan padatnya aktivitas perdagangan, pasar Padang Panjang kembali menunjukkan denyut kehidupan khas jelang Lebaran—ramai, hangat, dan penuh harapan akan datangnya hari kemenangan.(paulhendri)














