Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / DAERAH / HUKUM / KEMENTERIAN / NASIONAL / PERISTIWA / POLITIK

Friday, 16 August 2024 - 13:36 WIB

Jacob Ereste : BPIP Salah Urus, Terkesan Jadi Petugas Pengalih Isu Agar Masalah Serius Tidak Menjadi Sorotan Masyarakat

SINYALNEWS.COM — Permintaan maaf dari Kepala BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) l, Yudian Wahyudi sekali lagi telah menunjukkan kedunguannya yang tidak layak dan tidak pantas memimpin lembaga yang terbilang sakral untuk membina ideologi bangsa Indonesia. Karena itu dia harus mundur turun, agar tidak sampai diturunkan secara paksa oleh rakyat yang merasa ingin di gradasi hal dan sikap dalam mengenakan hijab sebagai simbol dari upaya melindungi moral.

Permintaan maaf Kepala BPIP seperti yang dimuat secara meluas oleh media massa ini, diantaranya Kompas.Com, 14 Agustus 2024, membuktikan kualitas intelektual dan pemahaman kebangsaannya sungguh tidak bisa dipercaya. Karena itu sejumlah anggota BPIP yang terhormat pun patut untuk ikut mengundurkan agar tidak menggradasi kepercayaan publik terhadap reputasi mereka, mulai dari Ketua Dewan Pengarah BPIP, Prof. DR (HC) Hj. Megawati Soekarnoputri, Jendral TNI-AD Purn. Tri Sutrisno, Wakil Ketua Dewan Pengarah, Mayor Jendral TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Sekretaris serta seluruh anggota agar tidak kehilangan reputasinya yang menjadi kepercayaan publik.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Jadi Polisi Wanita ke 75, Polres Pekalongan Gelar Olahraga Bersama

Meskipun BPIP sebagai lembaga yang berada di bawah Presiden, apa relevansinya mengurus masalah kostum Pasukan Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) untuk perayaan HUT RI yang sebelumnya tak pernah gaduh seperti sekarang, karena, akibat anggota Paskibraka Putri tidak menggunakan hijab seperti saat mereka mendaftarkan diri.

Padahal, BPIP hanya bertugas untuk membantu Presiden untuk merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila dengan melakukan koordinasi, sinkronisasi serta pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan. Lalu mengapa harus ngejelatrah ngurusi kostum hijab Paskibraka Putri yang selayaknya patut menjaga diri dengan berhijab itu ?

Baca Juga :  "Gayung Bersambut: Balasan Silaturahmi Oleh Dodi Hendra Kepada Indra Gunalan"

Kesan terhadap BPIP yang salah urus ini semakin meyakinkan tugas dan fungsinya tak becus, sebab wujud pembinaan ideologi yang harus dilakukan pun tak jelas, sehingga jadi mengundang dugaan kuat berperan menjadi petugas pengalih isu dari sejumlah masalah besar yang sedang mengemuka agar tidak menjadi sorotan warga masyarakat. Atas dasar itu, BPIP pantas dan patut dibubarkan. Sebab arahannya agat Padukan Paskibraka Putri tidak berhijab itu, jelas tidak Pancasilais.

Banten, 15 Agustus 2024

 

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Kisruh di BKIM Memasuki Babak Baru RWP Somasi Yesi Yusdeni Melalui Jasa Pengacara

BERITA

Berbeda Pendapat, Ketua Mejelis Hakim PN Pasaman Barat Vonis Bebas diduga Pelaku Tambang Ilegal

BERITA

Kejati Riau Menyerahkan Tersangka Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok Kepada JPU Kejari Inhil

ARTIKEL

Melintasi Medan Yang Sulit, Satgas Yonif 122/TS Temukan Lahan Ganja Seluas 600 Meter dan 50,25 Kg Ganja Siap Panen di Batas Indonesia-Nugini

BERITA

Pemprov Sumbar Distribusikan Bantuan dan Dirikan Dapur Umum di Masjid Raya Sumbar

DAERAH

Ayah Tiri Aniaya Seorang Balita di Pasaman Barat sampai Meninggal Dunia

BADAN NEGARA

Panglima TNI Terima Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama

BERITA

Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan yang di Ajukan Terdakwa