Home / ARTIKEL / BERITA / BUMN / DAERAH / HUKUM / MAKANAN / NASIONAL / OTOMOTIF / PERISTIWA / POLITIK

Wednesday, 31 May 2023 - 20:19 WIB

Kapolri Bakal Sikat Siapapun Yang Terlibat TPPO

Serpong, Sinyalnews.com,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan siap menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menangani dengan cepat masalah tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Langkah awal yang diambil adalah melakukan pemetaan (mapping) kemudian ditindaklanjuti dengan penindakan.

“Saya kira perintah Presiden terkait TPPO akan segera kami tindaklanjuti dengan mengambil langkah pemetaan dan penindakan,” kata Sigit di acara Rakernis Divisi Hubinter Polri di Serpong Tangerang, Banten, Rabu (31/5/2023).

Menurut Sigit pihaknya akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam TPPO. Saat ini kata dia, tim sedang mempersiapkan diri untuk bekerja.

Baca Juga :  Sumbar Terima 21 Sertifikat Warisan Budaya tak Benda dan 2 Sertifikat Cagar Budaya Nasional 2023 dari Kemendibudristek RI

“Sesuai dengan komitmen, kami akan tindak siapapun yang terlibat,” ujar Sigit.

Sebelumnya Presiden Jokowi meminta agar dilakukan restrukturisasi satgas tim tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Selain itu, Jokowi juga menginstruksikan agar pemerintah dan aparat keamanan melakukan langkah cepat menangani masalah ini.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam rapat internal kabinet terkait TPPO di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/5/2023).

“Presiden menyatakan melakukan restrukturisasi satgas tim tindak pidana perdagangan orang, kemudian memerintahkan ada langkah-langkah cepat di dalam sebulan ini untuk menunjukkan kepada publik bahwa negara, kepolisian, negara, TNI dan aparat pemerintah yang lain itu bertindak tepat dan hadir untuk ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta.

Baca Juga :  Disperindag Sumbar Ikut Gelar Batik Nusantara 2023 di Jakarta

Pemerintah menilai masalah tindak pidana perdagangan orang dan pengiriman tenaga kerja illegal ke luar negeri perlu mendapatkan perhatian. Para tenaga kerja yang dikirimkan tersebut biasanya dijadikan sebagai budak dan dianiaya.

Share :

Baca Juga

BERITA

Sambut Libur Idul Fitri Satpol PP Kota Padang Siagakan 400 Personel

BERITA

Kapolda Jateng Rotasi Sejumlah Jabatan Kapolres, Tekankan Netralitas dan Soliditas Polri Sebagai Kunci Amankan Pemilu

ARTIKEL

Satsiber TNI Gelar Latihan Siber 2025: Perkuat Pertahanan Digital Nasional

BERITA

Polda Jawa Tengah Berhasil Mengungkap Narkotika Jenis Sabu Total Seberat 5 Kilogram

ARTIKEL

PADANG SEHAT Dan SEJAHTERA : dr. H. Herman Anwar, Entrepreneur dan Birokrat Yang Dinanti Masyarakat, Maju di Pilkada Kota Padang 2024

BERITA

*Bangun Kerukunan Dan Damai di Perbatasan Papua, Dengan Bergotong-royong Bersama Masyarakat Pengecoran Masjid Al-Aqsha*

BERITA

Lombok Utara Dilanda Gempa 7,1M

BERITA

Polwan Polres Pasaman Barat Gelar Kegiatan “Curhat Bersama Polwan