Cilacap, sinyalnews.com – Hingga pukul 17.00 Wib di hari ke tujuh pencarian ini, Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian terhadap 1 (satu) orang ABK Kapal Nelayan Compreng GPRJ (Gilang Putra Ramadan Jaya) yang hilang kontak di Perairan Cilacap telah sesuai dengan rencana Operasi SAR, namun hasil pencarian masih nihil,Senin ( 13/02/23) .
Berdasarkan hasil dari koordinasi antara Tim SAR Gabungan bersama dengan keluarga korban dan unsur terkait, bahwa pencarian yang telah dilakukan sudah diupayakan dengan semaksimal mungkin. Namun demikian belum membuahkan hasil dengan yang diharapkan. Karena tidak ditemukannya tanda-tanda korban, maka pencarian di nilai sudah tidak lagi berjalan dengan efektif.
Adah Sudarsa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap selaku SMC (SAR Mission Coordinator) menyebutkan atas dasar hal tersebut, maka operasi SAR yang telah dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari ini dinyatakan selesai dan diberhentikan. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali apabila terdapat tanda-tanda yang mengarah pada titik terang adanya penemuan korban.
Diketahui korban bernama Indra Yanto (53th/L) asal Desa Karang Salam Rt 03 Rw 05 Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Setelah sebelumnya korban bersama dengan 4 orang ABK lainnya pergi melaut pada Senin (06/02) Pukul 03.00 Wib namun hilang kontak di Perairan Cilacap. Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 3 orang ABK bernama Daryono (45th/L), Misnadi (42th/L), dan Iung (52th/L) dalam kondisi selamat serta 1 orang ABK bernama Miun (50th/L) dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.
“Dengan telah ditutupnya operasi SAR ini, maka untuk seluruh unsur SAR yang terlibat dalam pencarian dapat kembali ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih”, tutupnya.














