Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / HUKUM / INTERNASIONAL / KEMENTERIAN / NASIONAL / PERISTIWA / SINYAL HIKMAH

Saturday, 14 January 2023 - 16:36 WIB

Kejaksaan Agung Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Satelit Kemenhan

Kejaksaan Agung Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Satelit Kemenhan

Jakarta, Sinyalnews.com,- Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menahan empat tersangka, dalam kasus dugaan kasus korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur (BT) pada 2015 di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI. Keempat tersangka ditahan di rumah tahanan (rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

“Telah dilaksanakan pemeriksaan dan penahanan terhadap 4 orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123° Bujur Timur (BT) kontrak sewa satelit Artemis Avanti pada 2015 di Kementerian Pertahanan RI,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, dalam keterangannya, Jumat (13/1).

Baca Juga :  Merasa Dizholimi Dalam Pemilihan Ketua RW 01 Sungai Sapih, Khairul Minta dilakukan Pemilihan Ulang

Keempat tersangka, antara lain AW selaku Komisaris Utama PT DNK, SCW selaku Direktur Utama PT DNK, Laksamana Muda (Purn.) AP selaku Mantan Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan periode Desember 2013 s/d Agustus 2016, dan TVH selaku warga negara asing (tenaga ahli PT DNK).

Disebutkan, kondisi keempat tersangka sehat sebelum diperiksa dan ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Mereka juga didampingi penasihat hukum dalam proses pemeriksaan.

“Para tersangka dilaksanakan dalam rangka pelimpahan perkara ke tahap penuntutan sesuai dengan Pasal 21 Ayat (1) dan Ayat (4) KUHAP tentang syarat objektif dan subjektif dilakukan penahanan terhadap para tersangka,”sebutnya.

Baca Juga :  Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas, Puluhan Botol Minuman Keras Disita dalam Razia yang Digelar Polsek Sragi 

Dalam kasus ini, para tersangka bersama-sama melakukan pengadaan satelit slot orbit 123° Bujur Timur (BT) kontrak sewa satelit Artemis dari Avanti dengan dalih bahwa dalam kondisi darurat untuk menyelamatkan Alokasi Spektrum pada slot orbit 123° Bujur Timur (BT).

“Namun pada kenyataannya, satelit Artemis yang telah disewa tidak berfungsi karena spesifikasi satelit Artemis tersebut tidak sama dengan satelit sebelumnya, yaitu Garuda-1, yakni tidak dapat difungsikan dan tidak dapat bermanfaat. Tindakan tersebut mengakibatkan kerugian negara,” tutupnya

Share :

Baca Juga

BERITA

Pasar Banjarsari Segera Dibangun

ARTIKEL

Gubernur Resmikan Penggunaan Gedung Baru MUI Sumbar

ARTIKEL

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat “Mahyeldi – Vasko” Resmi Dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Hari ini

BERITA

Anniversary Satu Dekade Rolla Classic Community Siap Digelar di Balaikota

BERITA

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Apresiasi Pembentukan Duta Trantibum yang digagas Satpol PP Provinsi Sumatera Barat

BERITA

BPBD Sumbar Catat 6 Jenis Bencana yang Berulang Terjadi pada 19 Kabupaten Kota

ARTIKEL

Gubernur Mahyeldi Pimpin Pertemuan dengan PT Kareem International

ARTIKEL

Gubernur H.Mahyeldi Apresiasi Animator cilik Jevon Alexander Darmawan